“IDENTITAS DAN TRADISI BUDAYA PERKAWINAN ISLAM SUKU IBAN DI BRUNEI DARUSSALAM”
Kata Kunci:
Identitas, Tradisi, Kebudayaan, Agama, Suku IbanAbstrak
Materi ini membahas identitas dan tradisi budaya perkawinan Islam pada Suku Iban di Brunei Darussalam. Adapun masalah dalam penelitian ini Adalah bagaimana identitas dan tradisi budaya perkawinan islam suku iban di Brunai Darussalam. Tujuan dari penelitian ini Adalah untuk mengetahui identitas dan tradisi budaya perkawinan islam suku iban di Brunai Darussalam. Metode Penelitian ini dengan pendekatan kepustakaan atau library research yakni studi yang digunakan dalam mengumpulkan informasi dan data melalui kepustakaan melalui sumber buku jurnal dan artikel tentang identitas dan tradisi budaya perkawinan suku iban. Hasil penelitian menunjukkan bahwan identitas dan tradisi budaya perkawinan Islam pada Suku Iban di Brunei Darussalam yang merupakan perpaduan unik antara hukum Islam dan adat istiadat suku Iban. Dalam tradisi perkawinan Suku Iban, terdapat berbagai tahapan ritual adat seperti melah pinang yang menjadi simbol penting dalam proses perkawinan, yang dijalankan secara turun-temurun. Di Brunei Darussalam, pelaksanaan perkawinan Islam mengalami akomodasi budaya lokal melalui kolaborasi antara hukum adat dan hukum Islam yang lebih dominan, dengan wali dari pemerintah dan pengadilan agama yang berperan dalam proses pernikahan hingga perceraian. Pendekatan ini menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara nilai-nilai agama Islam dan tradisi budaya suku Iban demi keberlangsungan identitas dan keharmonisan sosial dalam masyarakatnya.
This material discusses the identity and cultural traditions of Islamic marriage among the Iban tribe in Brunei Darussalam. The problem in this research is the identity and cultural traditions of Islamic marriages of the Iban tribe in Brunei Darussalam. The aim of this research is to determine the identity and cultural traditions of Islamic marriages of the Iban tribe in Brunei Darussalam. This research method uses a library research approach, namely a study used to collect information and data through literature through book sources, journals and articles about the identity and cultural traditions of Iban marriages. The results of the research show that the identity and cultural traditions of Islamic marriage in the Iban tribe in Brunei Darussalam are a unique combination of Islamic law and Iban tribal customs. In the Iban marriage tradition, there are various stages of traditional rituals such as melah areca nut which is an important symbol in the marriage process, which has been carried out from generation to generation. In Brunei Darussalam, the implementation of Islamic marriages experiences local cultural accommodation through collaboration between customary law and the more dominant Islamic law, with guardians from the government and religious courts playing a role in the marriage process until divorce. This approach emphasizes the importance of maintaining a balance between Islamic religious values and Iban cultural traditions for the sake of maintaining identity and social harmony in society.



