STRATEGI PERSONAL BRANDING INFLUENCER DI TIKTOK SEBAGAI SOFT MARKETING STUDI KASUS: TASYA FARASYA

Penulis

  • Anisa Faradilla Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Suriyani Musi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Kata Kunci:

Personal Branding, Soft Marketing, Influencer, TikTok, Tasya Farasya

Abstrak

TikTok adalah media sosial yang memiliki pertumbuhan pengguna yang sangat cepat dan menjadi tempat yang strategis untuk membangun personal branding. Platform ini bukan hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga bisa menjadi sarana promosi yang efektif dengan cara soft marketing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cara Tasya Farasya membangun personal branding di TikTok sebagai bentuk soft marketing dalam mempromosikan produk kecantikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi non-partisipan terhadap lima video yang diunggah oleh Tasya Farasya pada bulan Mei hingga Oktober 2025. Analisis dilakukan dengan fokus pada beberapa elemen personal branding seperti konsistensi, autentisitas, dan cara berkomunikasi, serta penggunaan strategi soft marketing melalui konten yang edukatif dan berbentuk narasi. Penelitian menunjukkan bahwa Tasya Farasya mampu membentuk citra diri sebagai seorang ahli kecantikan yang profesional, terlihat glamor, dan dapat dipercaya. Ia mencapai hal ini dengan menjaga konsistensi tampilan visual, menggunakan gaya berkomunikasi yang memberi informasi, serta berinteraksi secara positif dengan para pengikutnya. Ia menggunakan strategi pemasaran lembut dengan membagikan konten tutorial dan ulasan produk yang informatif dan pribadi, tanpa terkesan iklan langsung. Pendekatan ini membantu membangun hubungan emosional yang kuat dengan audiens, meningkatkan rasa percaya, serta memperkuat pengaruhnya sebagai seorang pengaruh di TikTok. Penelitian ini menemukan bahwa memiliki brand pribadi yang kuat, jujur, dan konsisten merupakan dasar penting dalam suksesnya strategi pemasaran lembut di media sosial. Hasil penelitian ini diharapkan bisa menjadi acuan bagi para praktisi komunikasi digital dan influencer dalam menciptakan citra diri yang efektif untuk mendukung strategi pemasaran di era media baru.

TikTok is a social media platform with rapid user growth that has become a strategic space for developing personal branding. It is not only used for entertainment but also serves as an effective promotional medium through soft marketing approaches. This study aims to analyze how Tasya Farasya builds her personal branding on TikTok as a form of soft marketing in promoting beauty products. This research employs a descriptive qualitative method using non-participant observation of five videos uploaded by Tasya Farasya from May to October 2025. The analysis focuses on several key elements of personal branding, such as consistency, authenticity, communication style, and the use of soft marketing strategies through educational and narrative-based content. The results show that Tasya Farasya successfully forms her self-image as a professional, glamorous, and trustworthy beauty expert. She achieves this by maintaining consistent visual presentation, adopting an informative communication style, and interacting positively with her followers. She utilizes soft marketing strategies by sharing informative and personal content such as tutorials and product reviews without appearing as direct advertising. This approach helps build strong emotional connections with the audience, enhances trust, and strengthens her influence as a TikTok creator. This study concludes that having a strong, honest, and consistent personal brand is an essential foundation for the success of soft marketing strategies on social media. The findings are expected to serve as a reference for digital communication practitioners and influencers in creating an effective personal image to support marketing strategies in the new media era.

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-30