SELF-DISCLOSURE REMAJA DI MEDIA SOSIAL MELALUI SPOTIFY WRAPPED: ANALISIS KOMUNIKASI INTERPERSONAL DIGITAL

Penulis

  • Andi Rasya Putra Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Muh Agus Muhaimin Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Fathin Ashfahany Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Suryani Musi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Kata Kunci:

Spotify Wrapped, Remaja, Self-Disclosure, Media Sosial, Komunikasi Interpersonal Digital

Abstrak

Berkat perkembangan dan kemajuan media sosial, telah menjadi wadah bagi kalangan remaja dalam mengekspresikan diri dan membangun hubungan interpersonal di era digital. Dalam peristiwa ini memungkinkan banyak perusahaan untuk menawarkan layanan yang praktis dan efisien terhadap konsumen. Fenomena ini paling jelas terlihat pada industri streaming musik, di mana kebanyakan konsumen mengonsumsi dan mengoleksi musik secara digital melalui platform–platform terkenal, salah satunya yang paling banyak digunakan di kalangan remaja yaitu, platform Spotify. Di Indonesia sendiri Spotify menduduki posisi kedua sebagai media music streaming yang paling banyak dipergunakan. Hal ini dikarenakan Spotify mengeluarkan fitur Spotify Wrapped. Fitur ini menjadi sangat menonjol karena dijadikan sebagai sarana dan wadah untuk berbagi preferensi musik sekaligus representasi diri oleh kalangan remaja. Akan tetapi, karena adanya Spotify wrapped menimbulkan persepsi positif dan negatif bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana praktik self-disclosure remaja melalui Spotify Wrapped dalam kacamata komunikasi interpersonal digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-interpretatif terkait postingan para pengguna Spotify wrapped di berbagai media sosial. Data diperoleh melalui observasi non partisipan dan dokumentasi terhadap unggahan pengguna Spotify wrapped yang relevan, termasuk visual, caption dan respons audiens.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Spotify Wrapped berfungsi sebagai sarana di kalangan remaja dalam menginterpretasikan teori self-disclosure simbolik yang memungkinkan remaja untuk mengungkapkan identitas, emosi, dan preferensi personal secara selektif dan personal.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30