ANALISA SISTEM PENTANAHAN DENGAN KOMBINASI GRID & ROD PADA GARDU INDUK 150 KV SEI RAYA
Kata Kunci:
Pentanahan, Grid-Rod, Tahanan Pentanahan, ETAP, Gardu IndukAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja sistem pentanahan menggunakan kombinasi elektroda grid dan rod pada Gardu Induk 150 kV Sei Raya. Metode penelitian meliputi pengumpulan data lapangan, pengukuran tahanan pentanahan, serta simulasi numerik menggunakan perangkat lunak ETAP (Electrical Transient Analyzer Program) untuk memodelkan kondisi tanah dan konfigurasi elektroda. Luas area pentanahan yang dianalisis adalah 102 m × 50 m. Hasil simulasi menunjukkan resistansi pentanahan total sebesar 0,355 Ω pada kondisi tanah homogen, sedangkan pengukuran lapangan menghasilkan rata-rata tahanan pentanahan sekitar 0,7 Ω. Pada kondisi tanah liat lembab dengan resistivitas rata‑rata 100 Ω·m, simulasi dan pengukuran memvalidasi nilai optimal sekitar 0,3 Ω. Jika dibandingkan dengan standar, nilai rata‑rata lapangan (0,7 Ω) melewati batas SPLN T5.012:2020 (≤ 0,5 Ω), namun masih memenuhi rekomendasi IEEE Std 80‑2013 (≤ 1 Ω). Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi grid‑rod efektif menurunkan tahanan pentanahan, tetapi perlu optimasi seperti penambahan rod atau penyesuaian geometri grid untuk memastikan kepatuhan penuh terhadap SPLN pada kondisi lapangan kering. Rekomendasi perbaikan dan pemeliharaan berkala juga diajukan.



