NILAI-NILAI AKHLAQ BERMASYARAKAT DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN (Kajian QS Al-Hujurat Ayat 11–13)
Kata Kunci:
Akhlaq Bermasyarakat, QS Al-Ḥujurāt, Etika Sosial IslamAbstrak
Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai pedoman spiritual, tetapi juga sebagai sumber nilai etika sosial dalam kehidupan bermasyarakat. QS al-Ḥujurāt ayat 11–13 merupakan rangkaian ayat yang mengatur adab sosial, meliputi larangan merendahkan sesama, larangan prasangka, tajassus, dan ghibah, serta penegasan prinsip kesetaraan manusia. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai akhlaq bermasyarakat yang terkandung dalam QS al-Ḥujurāt ayat 11–13 serta relevansinya dalam kehidupan sosial kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan tafsir tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat-ayat tersebut mengandung nilai penghormatan martabat manusia, etika komunikasi sosial, serta prinsip persaudaraan dan kesetaraan universal yang menjadi fondasi masyarakat berkeadaban.
The Qur’an serves not only as a spiritual guide but also as a source of social ethical values. Surah al-Ḥujurāt verses 11–13 regulate social conduct, including the prohibition of humiliating others, suspicion, spying, and backbiting, as well as affirming the principle of human equality. This article aims to analyze the values of social morality contained in QS al-Ḥujurāt verses 11–13 and their relevance to contemporary social life. This study employs library research using a thematic interpretation approach. The findings indicate that these verses emphasize respect for human dignity, ethical social communication, and universal brotherhood as the foundation of a civilized society.



