PERAN KERABAT DALAM MEMODERASI POTENSI PERCERAIAN DI DESA WATU KECAMATAN MARIORIWAWO KABUPATEN SOPPENG

Penulis

  • Nurul Usmi Aziza Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Zulfahmi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Nurfaika Ishak Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Kata Kunci:

Peran, Kerabat, Moderasi, Perceraian

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena perceraian di Desa Watu, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, dengan fokus pada keterlibatan kerabat dalam mengurangi potensi perceraian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan syar’i dan sosiologis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif untuk memahami realitas sosial di masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceraian dipengaruhi oleh faktor yang saling berkaitan, terutama kekerasan dalam rumah tangga dan perselingkuhan. Kekerasan dipicu oleh tekanan ekonomi, ketidakmampuan mengendalikan emosi, dan kurangnya empati, sedangkan perselingkuhan menyebabkan hilangnya kepercayaan dan pengabaian tanggung jawab keluarga. Penelitian ini juga menemukan bahwa kerabat berperan penting sebagai penengah konflik, pemberi nasihat, dan pendukung emosional dalam upaya mencegah perceraian. Penelitian ini memberikan dua aspek. Secara teoritis yaitu memperkuat pandangan bahwa dukungan sosial kekerabatan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas rumah tangga. Secara praktis, diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi keluarga, masyarakat, KUA dalam membina perkawinan guna menekan angka perceraian.

This study aims to examine the phenomenon of divorce in Watu Village, Marioriwawo District, Soppeng Regency, with a focus on the role of relatives in reducing the potential for divorce. This research employs a qualitative method using both sharia and sociological approaches. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed descriptively to understand the social realities within the community. The findings indicate that divorce is influenced by interrelated factors, particularly domestic violence and infidelity. Domestic violence is triggered by economic pressure, inability to control emotions, and lack of empathy between spouses, while infidelity results in loss of trust and neglect of family responsibilities. The study also reveals that relatives play a significant role as mediators, advisors, and sources of emotional support in efforts to prevent divorce. Theoretically, this research reinforces the view that kinship-based social support plays an important role in maintaining marital stability. Practically, the findings are expected to serve as a reference for families, communities, and the Office of Religious Affairs in strengthening marriage guidance programs to reduce divorce rates.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-28