HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN GAYA HIDUP PENDERITA DIABETES DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI JINGAH

Penulis

  • Ariatul muna Sari Mulia
  • Anita Herawati Sari Mulia
  • Esti Yuandari Sari Mulia
  • M. Fajriannor TM Sari Mulia

Kata Kunci:

Diabetes, Gaya Hidup, Hubungan, Pengetahuan

Abstrak

Latar belakang: Diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai oleh hiperglikemia akibat gangguan produksi atau kerja insulin, dengan komplikasi yang dapat menurunkan kualitas hidup bahkan meningkatkan risiko kematian. Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin menyatakan prevalensi penderita diabetes tahun 2024 berjumlah 13.797. Data dari puskesmas sungai jingah kasus diabetes sebanyak 591 kasus. Masih terdapat pengetahuan yang kurang dengan gaya hidup yang tidak baik mengenai diabetes.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan gaya hidup penderita diabetes di wilayah kerja Puskesmas Sungai Jingah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah penderiya diabetes di wilayah kerja Puskesmas Sungai Jingah. Sampel penelitian ini berjumlah 30 orang dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Hasil penelitian ini diketahui bahwa responden yang memiliki pengetahuan kurang sebanyak 18 orang (60%), sedangkan responden dengan gaya hidup kurang baik sebanyak 19 orang (63,33%). Berdasarkan hasil uji Chi-Square, ada hubungan antara pengetahuan dan gaya hidup diabetes melitus yaitu p-value <0,001.Kesimpulan: Peningkatan pengetahuan tentang diabetes berhubungan dengan penerapan gaya hidup yang lebih sehat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar bagi pengembangan program intervensi untuk meningkatkan pengetahuan dan mempromosikan gaya hidup sehat bagi penderita diabetes di wilayah kerja Puskesmas Sungai Jingah.

Background: Diabetes is a chronic disease characterized by hyperglycemia due to impaired insulin production or function, with complications that can reduce quality of life and even increase the risk of death. The Banjarmasin City Health Office stated that the prevalence of diabetes in 2024 was 13,797. Data from the Sungai Jingah Community Health Center shows 591 cases of diabetes. There is still a lack of awareness regarding diabetes, particularly regarding unhealthy lifestyles. Objective: This study aims to determine the relationship between the level of knowledge and the lifestyle of diabetes sufferers in the working area of Sungai Jingah Health Center.Methods: This study employed a quantitative design with a correlational and cross-sectional approach. The population was patients with diabetes in the Sungai Jingah Community Health Center (Puskesmas) area. A purposive sampling technique was used to select 30 individuals. Data were collected through a questionnaire and then analyzed using the Chi-Square test. Results: The results of this study showed that 18 respondents (60%) had insufficient knowledge, while 19 respondents (63.33%) had an unhealthy lifestyle. Based on the results of the Chi-Square test, there is a relationship between knowledge and lifestyle regarding diabetes mellitus, with a p-value <0.001. Conclusions: Increasing knowledge about diabetes is related to the adoption of a healthier lifestyle. This study is expected to provide a basis for developing intervention programs to improve knowledge and promote a healthy lifestyle among diabetes patients in the working area of Sungai Jingah Community Health Center.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-29