HUBUNGAN KESIAPAN PERAN MENJADI ORANG TUA DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI PERSALINAN IBU INPARTU PREOPERATIF SECTIO CAESAREA
Kata Kunci:
Kesiapan Peran Menjadi Orang Tua, Kecemasan, Sectio Caesarea, Ibu InpartuAbstrak
Latar belakang: Kesiapan peran menjadi orang tua yang belum optimal dapat mempengaruhi kondisi psikologis ibu dalam menghadapi persalinan, khususnya pada tindakan sectio caesarea, sehingga berpotensi meningkatkan kecemasan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kesiapan peran menjadi orang tua dengan kecemasan ibu inpartu preoperatif sectio caesarea di Rumah Sakit Wijaya Kusuma Lumajang. Metode: Desain penelitian ini menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu inpartu preoperatif sectio caesarea sejumlah 93 responden di Rumah Sakit Wijaya Kusuma Lumajang. Sampel penelitian sebanyak 75 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi yaitu ibu inpartu preoperatif sectio caesarea elektif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Readiness of Parenthood Questionnaire (ROPQ) dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dengan hasil uji validitas semua instrumen valid dan reliabel. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman rho dengan tingkat signifikansi (α ≤ 0,05). Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kesiapan peran menjadi orang tua dengan kecemasan menghadapi persalinan pada ibu inpartu preoperatif sectio caesarea di RS Wijaya Kusuma Lumajang. (p = 0,035; r = - 0,244) artinya semakin siap peran menjadi orang tua, maka kecemasan ibu dalam menghadapi persalinan akan semakin menurun, yang berarti bahwa 24,4% kesiapan peran menjadi orang tua dapat mempengaruhi kecemasan dan sisanya disebabkan oleh faktor lain. Kesimpulan: penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kesiapan peran menjadi orang tua dapat membantu menurunkan kecemasan ibu dalam menghadapi persalinan sectio caesarea, sehingga diperlukan edukasi dan dukungan yang optimal selama kehamilan.
Introduction: Inadequate readiness for the parenting role can affect a mother’s psychological condition in facing childbirth, especially in sectio caesarea procedures, thereby potentially increasing anxiety levels. This study aimed to analyze the relationship between readiness for the parenting role and anxiety among preoperative inpartu mothers undergoing sectio caesarea at RS Wijaya Kusuma Lumajang. Methods: This study employed a correlational design with a cross-sectional approach. The population in this study consisted of 93 women in labor undergoing preoperative cesarean section at RS Wijaya Kusuma Lumajang. The sample included 75 respondents selected using a purposive sampling technique with the inclusion criteria of mothers undergoing elective preoperative sectio caesarea. Data were collected using the Readiness of Parenthood Questionnaire (ROPQ) and the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). The validity and reliability tests indicated that all instruments were valid and reliable. Data analysis was conducted using the Spearman rho correlation test with a significance level of (α ≤ 0.05). Results: The findings showed a significant relationship between readiness for the parenting role and anxiety in facing childbirth among preoperative inpartu mothers undergoing sectio caesarea at RS Wijaya Kusuma Lumajang (p = 0.035; r = -0.244). This means that the better the readiness for the parenting role, the lower the mother’s anxiety in facing childbirth. The results also indicated that 24.4% of maternal anxiety could be influenced by readiness for the parenting role, while the remaining percentage was affected by other factors. Conclusion: This study demonstrates that improving readiness for the parenting role can help reduce maternal anxiety in facing sectio caesarea childbirth. Therefore, optimal education and support during pregnancy are needed.




