HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN PENERIMAAN KEHAMILAN PADA IBU HAMIL DI RUMAH SAKIT DAERAH BALUNG KABUPATEN JEMBER

Penulis

  • Nivita Widiyah Sari Universitas Muhammadiyah Jember
  • Diyan Indriyani Universitas Muhammadiyah Jember
  • Ayesie Natasa Zulka Universitas Muhammadiyah Jember

Kata Kunci:

Ibu Hamil, Mekanisme Koping, Penerimaan Kehamilan

Abstrak

Pendahuluan: Kehamilan merupakan proses yang melibatkan perubahan fisik dan psikologis yang dapat menimbulkan stres sehingga mempengaruhi penerimaan ibu terhadap kehamilannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan mekanisme koping dengan penerimaan kehamilan pada ibu hamil di Rumah Sakit Daerah Balung Kabupaten Jember. Metode: metode penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Daerah Balung Kabupaten Jember sebanyak 203 orang. Sampel penelitian berjumlah 134 responden yang diambil menggunakan teknik non probability sampling. Hasil: hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara mekanisme koping dengan penerimaan kehamilan pada ibu hamil. Mayoritas ibu hamil memiliki mekanisme koping yang adaptif (94.8%), dan mayoritas ibu hamil memiliki penerimaan kehamilan yang baik (95.5%). Analisis: Analisis data menggunakan uji Spearman’s rho yang menunjukkan p-value < 0,0001 (α = 0,05)., mengindikasikan adanya hubungan antara mekanisme koping dengan penerimaan kehamilan. Diskusi: penelitian ini adalah terdapat hubungan antara mekanisme koping dengan penerimaan kehamilan pada ibu hamil, sehingga semakin adaptif mekanisme koping yang digunakan maka semakin baik penerimaan kehamilan. Temuan ini menunjukkan bahwa pentingnya peran tenaga kesehatan dalam memberikan intervensi psikologis, edukasi, dan dukungan emosional guna membantu ibu hamil mengembangkan mekanisme koping adaptif sehingga penerimaan kehamilan dapat meningkat.

Introduction: Pregnancy was a process that involved physical and psychological changes which could cause stress, thereby affecting a mother’s acceptance of her pregnancy. This study aims to identify the relationship between coping mechanisms and pregnancy acceptance among pregnant women at Balung Regional Hospital, Jember Regency. Methods: The research method employed an analytical observational design with a cross-sectional approach. The study population consisted of all pregnant women who underwent checkups at Balung Regional Hospital in Jember Regency, totaling 203 individuals. The study sample consisted of 134 respondents selected using non-probability sampling. Results: The study results indicate a significant association between coping mechanisms and acceptance of pregnancy among pregnant women. The majority of pregnant women have adaptive coping mechanisms (94.8%), and the majority of pregnant women have good pregnancy acceptance (95.5%). Analysis: Data analysis using Spearman’s rho test showed a p-value < 0.0001 (α = 0,05). indicates a relationship between coping mechanisms and acceptance of pregnancy. Discuss:  The conclusion of this study is that there is a relationship between coping mechanisms and pregnancy acceptance among pregnant woman the better the acceptance of pregnancy. These findings highlight the importance of healthcare professionals in providing psychological interventions, education, and emotional support to help pregnant women develop adaptive coping mechanisms, thereby increasing their acceptance of pregnancy.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-29