PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DALAM PEMASARAN DIGITAL UMKM ALAT HADRAH ROFI’I PERCUSSION DI TULUNGAGUNG
Kata Kunci:
Digital Marketing, Media Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, UMKM Alat HadrahAbstrak
UMKM alat hadrah di Tulungagung merupakan salah satu usaha berbasis budaya lokal yang memiliki peluang ekonomi cukup besar dalam mendukung perkembangan ekonomi kreatif masyarakat. Akan tetapi, sistem pemasaran yang masih dilakukan secara tradisional menyebabkan promosi produk kurang maksimal sehingga jangkauan pasar dan interaksi dengan konsumen masih terbatas. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penerapan pemasaran digital melalui media sosial sebagai sarana pengembangan usaha. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM “Rofi’i Percussion” dalam memanfaatkan media sosial sebagai media pemasaran digital guna memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan model pemberdayaan masyarakat yang dilakukan melalui tahapan observasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi kegiatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan media sosial seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp Business mampu membantu meningkatkan visibilitas produk, memperluas area pemasaran hingga luar daerah, serta memperkuat komunikasi antara pelaku usaha dan konsumen. Selain itu, penggunaan katalog digital dan konten promosi berbasis foto maupun video memberikan pengaruh positif terhadap daya tarik produk dan tingkat kepercayaan konsumen. Meskipun demikian, pelaku UMKM masih mengalami hambatan berupa rendahnya kemampuan literasi digital dan keterbatasan keterampilan dalam mengelola media sosial secara berkelanjutan. Oleh sebab itu, diperlukan kegiatan pendampingan dan pelatihan lanjutan agar pemasaran digital UMKM berbasis budaya lokal dapat berkembang secara optimal dan berkesinambungan.
The hadrah musical instrument MSME in Tulungagung is one of the local culture-based businesses with significant economic potential in supporting the development of the community’s creative economy. However, the marketing system is still carried out traditionally, causing product promotion to be less effective so that market reach and consumer interaction remain limited. This condition indicates the importance of implementing digital marketing through social media as a medium for business development. This community service activity aimed to improve the capability of “Rofi’i Percussion” MSME actors in utilizing social media as a digital marketing medium in order to expand market reach and increase product competitiveness. The implementation method used a qualitative descriptive approach with a community empowerment model conducted through observation, training, mentoring, and evaluation stages. Data collection techniques included interviews, field observations, and documentation. The results showed that the use of social media platforms such as Instagram, Facebook, and WhatsApp Business helped increase product visibility, expand marketing areas beyond the local region, and strengthen communication between business owners and consumers. In addition, the use of digital catalogs and promotional content in the form of photos and videos had a positive impact on product attractiveness and consumer trust. Nevertheless, MSME actors still experienced obstacles related to low digital literacy and limited skills in managing social media sustainably. Therefore, further mentoring and training activities are required so that digital marketing for local culture-based MSMEs can develop optimally and sustainably.




