PERAN KEGIATAN KEAGAMAAN ASRAMA BAITUL AMANAH PUTRI DALAM MENINGKATKAN SIKAP RELIGIUSITAS MAHASANTRI

Penulis

  • Nurhalimah Manik Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Lutfiah Aini Sitompul Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Rabbiatul adawiyah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Kata Kunci:

Kegiatan Keagamaan, Asrama, Religiusitas, Mahasantri, Pembentukan Karakter

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di Asrama Baitul Amanah Putri dalam meningkatkan sikap religiusitas mahasantri. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pembinaan spiritual dan karakter religius di tengah tantangan kehidupan mahasiswa pada era modern yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi dan globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data terdiri atas data primer yang diperoleh langsung dari narasumber melalui observasi dan wawancara, serta data sekunder yang berasal dari buku, jurnal, dan dokumen pendukung lainnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Adapun keabsahan data dijaga melalui perpanjangan keikutsertaan peneliti di lapangan, triangulasi sumber dan teknik, serta analisis kasus negatif untuk memastikan validitas temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan yang meliputi shalat berjamaah, Aurot Tahsiin, kajian kitab, dan muraja’ah kitab memiliki peran yang signifikan dalam membentuk dan meningkatkan religiusitas mahasantri. Shalat berjamaah menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan solidaritas sosial. Aurot Tahsiin membiasakan mahasantri untuk berdzikir dan mendekatkan diri kepada Allah SWT; kajian kitab memperluas pemahaman mengenai akidah, tauhid, fikih, dan tasawuf, sedangkan muraja’ah kitab memperkuat pemahaman serta membangun budaya belajar yang berkelanjutan. Selain meningkatkan kualitas ibadah dan pemahaman keagamaan, kegiatan-kegiatan tersebut juga berkontribusi dalam pembentukan karakter religius, seperti sikap disiplin, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan akhlak yang baik. Dengan demikian, kegiatan keagamaan yang diterapkan secara rutin dan terstruktur di Asrama Baitul Amanah Putri terbukti berperan positif dalam mendukung perkembangan spiritual dan pembentukan karakter religius mahasantri.

This study aims to analyze the role of religious activities conducted at the Baitul Amanah Putri Dormitory in enhancing the religiosity of its female student residents (mahasantri). The background of this research is based on the importance of spiritual development and religious character building amid the challenges faced by university students in the modern era, which is heavily influenced by technological advancement and globalization. This study employs a qualitative method with a case study approach. The data sources consist of primary data obtained directly from informants through observation and interviews, as well as secondary data derived from books, journals, and other supporting documents. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The data analysis process involved data reduction, data presentation, and conclusion drawing or verification. The validity of the data was ensured through prolonged engagement in the field, source and technique triangulation, and negative case analysis to ensure the credibility of the research findings.The results indicate that religious activities, including congregational prayers, Aurot Tahsiin (collective remembrance and supplication), Islamic book studies, and muraja'ah (review of religious lessons), play a significant role in fostering and enhancing the religiosity of the mahasantri. Congregational prayers cultivate discipline, responsibility, and social solidarity; Aurot Tahsiin habituates students to engage in dhikr and draw closer to Allah SWT; Islamic book studies deepen their understanding of Islamic creed (aqidah), monotheism (tauhid), Islamic jurisprudence (fiqh), and Sufism (tasawuf); while muraja'ah strengthens comprehension and promotes a sustainable learning culture. In addition to improving worship practices and religious understanding, these activities also contribute to the development of religious character traits such as discipline, responsibility, social awareness, and good morals. Therefore, the religious activities that are routinely and systematically implemented at the Baitul Amanah Putri Dormitory have a positive impact on supporting the spiritual development and the formation of the religious character of the mahasantri.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-29