APBD DAN STABILITAS EKONOMI DAERAH: STUDI PENGANGGURAN PANDEGLANG
Kata Kunci:
APBD, Stabilitas Ekonomi Daerah, Pengangguran, Pandeglang, Studi KasusAbstrak
Penelitian ini membahas peran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui studi kasus pengangguran di Kabupaten Pandeglang. Isu ini penting karena TPT Pandeglang pada 2024 masih 8,09 persen, lebih tinggi daripada TPT Provinsi Banten sebesar 6,68 persen. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus menurut Creswell, melalui wawancara pada Bappeda, Disnakertrans, dan BPKD, serta telaah dokumen APBD, BPS, dan data terbuka daerah. Teori yang digunakan adalah fungsi APBD sebagai instrumen alokasi, distribusi, dan stabilisasi dengan indikator prioritas perencanaan, kualitas belanja produktif, kapasitas fiskal, penyerapan tenaga kerja, dan koordinasi lintas perangkat daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa APBD Pandeglang telah berperan melalui perencanaan berbasis data, program penempatan kerja, penguatan SDM, dan dorongan sektor unggulan. Namun, perannya belum optimal karena belanja operasi dominan, PAD rendah, dan evaluasi belanja belum sepenuhnya berbasis outcome ketenagakerjaan.




