MAKNA SIMBOLIK DALAM PROSES SIRAMAN ADAT JAWA DI DESA KEBONAGUNG, KOTA KENDAL

Penulis

  • Chilya Sofia Tahta Arsila Universitas Pamulang
  • Silfia Natanaya Nafisa Ramadhani Universitas Pamulang

Kata Kunci:

Antropolinguistik, Makna Simbolik, Pernikahan Adat Jawa, Prosesi Siraman, Budaya Jawa

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna simbolik benda-benda yang digunakan dalam prosesi siraman pada pernikahan adat Jawa di Kota Kendal melalui kajian antropolinguistik Robert Sibarani. Tradisi pernikahan adat Jawa merupakan salah satu warisan budaya yang sarat dengan nilai filosofis, simbol, dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan antropolinguistik. Data penelitian berupa benda-benda simbolik yang digunakan dalam prosesi siraman, yaitu air siraman dari tujuh sumber, bunga setaman, gayung tempurung kelapa, kendi tanah liat, dan kain jarik. Teknik analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mendeskripsikan, dan menginterpretasikan makna simbolik setiap benda berdasarkan perspektif antropolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap benda dalam prosesi siraman memiliki makna budaya yang merepresentasikan nilai, norma, dan pandangan hidup masyarakat Jawa. Air siraman melambangkan kesucian dan harapan akan keselamatan, bunga setaman melambangkan keharuman nama dan keluhuran budi pekerti, gayung tempurung kelapa melambangkan kemanfaatan hidup, kendi tanah liat melambangkan perubahan status kehidupan, dan kain jarik melambangkan kesederhanaan serta penghormatan terhadap tradisi leluhur. Temuan ini menunjukkan bahwa prosesi siraman tidak hanya berfungsi sebagai ritual pra-pernikahan, tetapi juga sebagai media pewarisan nilai budaya, pendidikan moral, dan pelestarian identitas masyarakat Jawa. Dengan demikian, simbol-simbol budaya dalam prosesi siraman menjadi bentuk komunikasi budaya yang mencerminkan kearifan lokal masyarakat Jawa dalam mempersiapkan kehidupan rumah tangga yang harmonis dan sejahtera.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-29