PERAN MUSYRIF DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS SANTRI DI MARHALAH MUTAWASITHAH KELAS TUJUH MA’HAD AL-IHSAN SURABAYA

Penulis

  • Ismail STIT Maskumambang Gresik
  • Abdul Rohman Hadi STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Kata Kunci:

Peran Musyrif, Karakter Religius, Pengasuhan Asrama

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara mendalam mengenai peran musyrif dalam membentuk karakter religius santri Marhalah Mutawassitoh kelas tujuh di Ma’had Al-Ihsan Surabaya. Fokus penelitian diarahkan pada tiga aspek utama pengasuhan, yaitu pengawasan (supervising), pembimbingan (mentoring), dan pengasuhan (nurturing). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dihimpun melalui teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Model Interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peran musyrif sebagai supervising diwujudkan melalui penegakan disiplin ibadah harian secara ketat melalui pengondisian bangun pagi pukul 03.30 WIB dan sterilisasi asrama selama jam belajar; (2) Peran sebagai mentoring diterapkan melalui metode keteladanan (Uswah Hasanah) dengan membersamai santri dalam ibadah dan pemberian sanksi edukatif-religius untuk membangun kesadaran spiritual; serta (3) Peran sebagai nurturing dilakukan secara humanis sebagai orang tua pengganti (substitute parents) untuk menjaga stabilitas emosional santri dari krisis adaptasi (homesick). Integrasi ketiga peran ini terbukti efektif dalam mempercepat akselerasi pembentukan karakter religius santri baru di lingkungan ma'had.

This study aims to describe and analyze in depth the role of musyrif in shaping the religious character of seventh-grade santri of Marhalah Mutawassitoh at Ma’had Al-Ihsan Surabaya. The focus of the research is directed at three main aspects of boarding care: supervising, mentoring, and nurturing. This study adopt-ed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman Interactive Model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicated that:(1) The role of musyrif as supervising is implemented through strict enforcement of daily worship discipline by conditioning wake-up time at 03.30 AM and steri-lizing dormitories during formal learning hours; (2) The role as mentoring is ap-plied through the method of exemplary behavior (Uswah Hasanah) by accompa-nying santri during congregational prayers and providing educational-religious sanctions to build spiritual awareness; and (3) The role as nurturing is carried out humanely as substitute parents to maintain the emotional stability of santri facing adaptation crises (homesick). The integration of these three roles is proven to be effective in accelerating the formation of the religious character of new santri in the ma'had environment.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-31