PENERAPAN PEMBERIAN TEPID SPONGE UNTUK MENURUNKAN SUHU TUBUH PADA ANAK A DENGAN DEMAM TYPHOID DI RUANG SOKA RSUD HJ ANNA LASMANAH BANJARNEGARA
Kata Kunci:
Asuhan Keperawatan, Demam Typhoid, Tepid SpongeAbstrak
Demam typhoid merupakan suatu penyakit infeksi yang terjadi pada usus halus yang disebabkan oleh salmonella typhi yang mengakibatkan suhu tubuh mengalami peningkatan di atas normal. Teknik non farmakologi yang dapat digunakan untuk menurunkan peningkatan suhu tubuh pada penderita demam typhoid adalah dengan melakukan tepid sponge. Studi kasus ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengajian keperawatan, merumuskan diagnosa keperawatan, mengidentifikasi perencanaan keperawatan, mengimplementasi tindakan keperawatan, mengevaluasi tindakan keperawatan pada pasien demam thypoid. Metode rancangan studi kasus ini menggunakan desain deskriptif berupa pendekatan studi kasus praktek keperawatan. Ibu pasien mengatakan An.A demam sudah 2 hari yang lalu. Tampak An.A bibir pucat, suhu kulit panas, hasil pemeriksaan laboratorium tes widal S.Typhi H positif 1/80 dan S.Typhi O positif 1/320 hasil pemeriksaan tanda-tanda vital suhu 40,20C. Analisa data didapatkan masalah keperawatan yaitu hipertermia berhubungan dengan proses penyakit. Perencanaan keperawatan yang diambil pada kasus ini yaitu luaran termoregulasi membaik dan intervensi keperawatan manajemen hipertermia. Implementasi yang dilakukan sesuai dengan intervensi yang sudah ditentukan. Evaluasi setelah diberikan intervensi keperawatan selama 4 hari hipertermia teratasi dengan kriteria suhu tubuh pasien kembali normal 36,80C. Tepid sponge efektif dalam menurunkan suhu tubuh pada pasien demam thypoid.



