PSYCHOLOGICAL CONDITIONS OF FOSTER CHILDREN DUE TO CAREGIVER CHANGES IN BAKTI LUHUR ORPHANAGE
Kata Kunci:
Caregiver Change, Psychological Conditions, Foster Children, Attachment, OrphanageAbstrak
Caregiver changes in orphanages are a frequent phenomenon that can significantly impact the psychological conditions of foster children. Children who have formed attachments with caregivers often experience emotional distress when they must separate and adapt to new caregivers. This study aims to describe the psychological conditions of children at Bakti Luhur Orphanage due to caregiver changes. This research employs a qualitative approach using photovoice techniques and interviews. Participants consisted of 8 foster children aged 8-15 years who had experienced caregiver changes, analyzed using thematic analysis. This study identified three main themes: (1) Negative emotional responses to separation, including differences in caregiving patterns, cognitive responses, affective responses, and conative responses; (2) Adaptation process to new caregivers, encompassing initial awkwardness, coping strategies, and formation of new attachments; (3) Impact of caregiver changes, including attachment problems, adaptation issues, and effects on the environmental system. Caregiver changes provide complex psychological impacts on foster children, creating collective emotional responses and affecting attachment stability. These findings underscore the importance of caregiving stability and structured transition management in institutional care systems.
Pergantian pengasuh di panti asuhan merupakan fenomena yang sering terjadi dan dapat memberikan dampak signifikan terhadap kondisi psikologis anak asuh. Anak-anak yang telah membentuk kelekatan dengan pengasuh seringkali mengalami distress emosional ketika harus berpisah dan beradaptasi dengan pengasuh baru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Gambaran Kondisi Psikologis Anak-anak di Panti Asuhan Bakti Luhur akibat pergantian pengasuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik photovoice dan wawancara. Partisipan terdiri dari 8 orang anak asuh berusia 8-15 tahun yang telah mengalami pergantian pengasuh, dengan menggunakan analisis tematik. Penelitian ini mengindetifikasi tiga tema utama : (1) Respons emosional negatif terhadap perpisahan, meliputi perbedaan pola asuh, respons kognitif, respons afektif, dan respons konatif; (2) Proses Adaptasi terhadap pengasuh baru, mencakup kecanggungan awal, strategi coping, dan pembentukan kelekatan baru; (3) Dampak pergantian pengasuh, berupa masalah kelekatan, masalah adaptasi, dan dampak terhadap sistem lingkungan. Pergantian pengasuh memberikan dampak psikologis yang kompleks pada anak asuh, menciptakan respons emosional kolektif, dan mempengaruhi stabilitas kelekatan. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya stabilitas pengasuhan dan manajemen transisi yang terstruktur dalam sistem pengasuhan institusional.



