RESILIENCE OF ADOLESCENTS AT THE KASIH AGAPE ORPHANAGE
Kata Kunci:
Resiliensi, Remaja Panti AsuhanAbstrak
This study aims to describe the resilience level of adolescents at Kasih Agape Orphanage. The background of this research is grounded in the importance of adolescents’ ability to cope with life pressures and adapt to a limited environment. The study used a descriptive quantitative method with 35 participants selected through purposive sampling. Data were collected using the Resilience Scale by Reivich & Shatté (2002), which includes seven aspects. The results showed that most adolescents were in the moderate resilience category (37.14%), indicating that they are fairly capable of handling difficulties but still require social and emotional support. These findings serve as an important basis for developing programs to strengthen resilience among adolescents in the orphanage.
Penelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat resiliensi remaja di Panti Asuhan Kasih Agape. Latar belakang penelitian didasari oleh pentingnya kemampuan remaja panti dalam menghadapi tekanan hidup dan beradaptasi dengan lingkungan yang terbatas. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan 35 partisipan yang dipilih menggunakan teknik pengambilan data purposive sampling. Data diperoleh menggunakan skala resiliensi Reivich & Shatté (2002) yang mencakup tujuh aspek. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar remaja berada pada kategori resiliensi sedang (37,14%), yang berarti mereka cukup mampu menghadapi kesulitan namun tetap membutuhkan dukungan sosial dan emosional. Temuan ini menjadi dasar penting bagi pengembangan program untuk meningkatkan resiliensi remaja di panti asuhan.



