PENGARUH EFIKASI DIRI AKADEMIK TERHADAP RESILIENSI AKADEMIK PADA MAHASISWA TAHUN PERTAMA UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA SALATIGA
Kata Kunci:
Efikasi Diri Akademik, Resiliensi Akademik, Mahasiswa Tahun PertamaAbstrak
First-year students are in a transitional phase from secondary education to higher education that is accompanied by various academic demands and pressures, thereby requiring the ability to endure and adapt, known as academic resilience. Academic resilience refers to an individual’s ability to cope with pressure, challenges, and failure in an academic context, which is influenced by academic self efficacy defined as an individual’s belief in their capability to complete tasks and achieve learning goals. This study aims to examine the effect of academic self efficacy on academic resilience among first year students at Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. A quantitative approach with a simple linear regression design was employed involving 241 first-year students selected through purposive sampling. The research instruments used were The Indonesian Academic Self-Efficacy Scale (α = 0.861) and The Academic Resilience Scale–Indonesia Version (α = 0.867). Data were analyzed using simple linear regression with the assistance of SPSS software. The results indicate that academic self efficacy has a positive and significant effect on academic resilience, as evidenced by a t-value of 0.710 with a significance level of 0.000 (p < 0.05) and an F-value of 243.220 with a significance level of 0.000 (p < 0.05). These findings highlight the importance of developing mentoring programs for first-year students that focus on enhancing academic self efficacy as a strategy to strengthen academic resilience.
Mahasiswa tahun pertama berada pada masa transisi dari pendidikan menengah ke perguruan tinggi yang disertai dengan berbagai tuntutan dan tekanan akademik, sehingga memerlukan kemampuan bertahan dan beradaptasi yang dikenal sebagai resiliensi akademik. Resiliensi akademik merupakan kemampuan individu dalam menghadapi tekanan, tantangan, dan kegagalan dalam konteks akademik, yang salah satunya dipengaruhi oleh efikasi diri akademik, yaitu keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam menyelesaikan tugas dan mencapai tujuan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri akademik terhadap resiliensi akademik pada mahasiswa tahun pertama Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi linear sederhana terhadap 241 mahasiswa tahun pertama yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan The Indonesian Academic Self-Efficacy Scale (α = 0,861) dan The Academic Resilience Scale–Indonesia Version (α = 0,867). Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri akademik berpengaruh positif dan signifikan terhadap resiliensi akademik, dengan nilai t-hitung sebesar 0,710 dan tingkat signifikansi 0,000 (p < 0,05), serta nilai uji F sebesar 243,220 dengan tingkat signifikansi 0,000 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan pentingnya pengembangan program pendampingan mahasiswa baru yang berfokus pada peningkatan efikasi diri akademik sebagai strategi untuk memperkuat resiliensi akademik




