PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL TERHADAP REGULASI EMOSI ANAK USIA DINI

Penulis

  • Yulita Sandra Muliati Universitas Katolik Indonesia santo Paulus Ruteng

Kata Kunci:

Permainan Tradisional, Regulasi Emosi, Anak Usia Dini

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan regulasi emosi pada anak usia dini yang masih dalam tahap perkembangan dan memerlukan stimulasi yang tepat serta berkesinambungan. Regulasi emosi merupakan kemampuan anak dalam mengenali, memahami, serta mengelola emosi secara tepat sesuai dengan situasi yang dihadapi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kemampuan tersebut adalah melalui permainan tradisional yang sarat akan nilai sosial, budaya, dan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional terhadap regulasi emosi anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen menggunakan one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 20 anak usia 5–6 tahun di KB Bintang Kejora Poco. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan lembar penilaian (rating scale). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan regulasi emosi anak dari kategori cukup menjadi kategori baik setelah diberikan perlakuan berupa permainan tradisional. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (p < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional memiliki pengaruh yang signifikan terhadap regulasi emosi anak usia dini.

This study is motivated by the importance of emotional regulation in early childhood, which is still developing and requires appropriate and continuous stimulation. Emotional regulation refers to the ability of children to recognize, understand, and manage emotions appropriately according to situations. One effective approach to support this development is through traditional games that contain social, cultural, and emotional values. This study aims to determine the effect of traditional games on emotional regulation in early childhood. This research used a quantitative approach with a quasi-experimental design (one group pretest-posttest). The subjects were 20 children aged 5–6 years at KB Bintang Kejora Poco. Data were collected through observation using a rating scale. The results showed a significant improvement in children's emotional regulation ability from moderate to good category. The paired sample t-test showed a significance value (p < 0.05), indicating that traditional games have a significant effect on emotional regulation in early childhood.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29