HUBUNGAN KUALITAS KELEKATAN DENGAN PENGASUH DAN KEMANDIRIAN REMAJA YANG TINGGAL DI PANTI ASUHAN

Penulis

  • Septiva Akila Keisha Universitas Kristen Satya Wacana
  • Ratriana Yuliastuti Endang Kusumiati Universitas Kristen Satya Wacana

Kata Kunci:

Kelekatan, Kemandirian, Remaja, Panti Asuhan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas kelekatan dengan pengasuh dan kemandirian remaja yang tinggal di panti asuhan. Subjek penelitian berjumlah 53 remaja berusia 12-18 tahun yang telah tinggal di panti asuhan minimal satu tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala Likert, yaitu Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA) untuk mengukur kualitas kelekatan dan Emotional Autonomy Scale (EAS) untuk mengukur kemandirian remaja. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata kualitas kelekatan sebesar 72,96 dan kemandirian remaja sebesar 62,43, yang keduanya berada pada kategori sedang. Hasil analisis korelasi Product Moment Pearson menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,547 dengan signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan positif yang signifikan antara kualitas kelekatan dengan kemandirian remaja. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kualitas kelekatan dengan pengasuh, maka semakin tinggi pula tingkat kemandirian remaja. Oleh karena itu, kualitas hubungan emosional antara remaja dan pengasuh menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan kemandirian remaja di lingkungan panti asuhan.

This study aims to examine the relationship between caregiver attachment quality and adolescents’ independence in an orphanage setting. The participants consisted of 53 adolescents aged 12–18 years who had resided in the orphanage for at least one year. This research employed a quantitative method with a correlational design. Data were collected using Likert-type scales, namely the Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA) to measure attachment quality and the Emotional Autonomy Scale (EAS) to assess adolescents’ independence. Descriptive analysis indicated that the mean score of attachment quality was 72.96 and the mean score of independence was 62.43, both of which were categorized as moderate. The results of the Pearson Product Moment correlation analysis revealed a correlation coefficient of r = 0.547 with a significance value of p = 0.000 (p < 0.05), indicating a significant positive relationship between attachment quality and adolescents’ independence. These findings suggest that higher levels of attachment quality are associated with higher levels of independence. Therefore, the emotional bond between adolescents and caregivers plays a crucial role in fostering adolescents’ independence within orphanage settings.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29