PENERAPAN KONSELING KELOMPOK TEKNIK EXPRESSIVE WRITING DALAM MENINGKATKAN REGULASI EMOSI SISWA
Kata Kunci:
Regulasi Emosi, Expressive Writing, Konseling Kelompok, RemajaAbstrak
Masa remaja merupakan fase transisi krusial dari masa kanak-kanak menuju kedewasaan yang ditandai oleh dinamika perubahan kompleks pada dimensi biologis, psikologis, dan sosial-emosional. Ketidakmampuan remaja dalam mengelola ketidakstabilan emosi sering kali memicu kegagalan adaptasi tugas perkembangan dan berujung pada perilaku maladjustment di sekolah, seperti tindakan agresi, pembangkangan, tawuran, hingga perundungan (bullying). Oleh karena itu, diperlukan intervensi bimbingan dan konseling yang efektif dan efisien untuk memperkuat kompetensi regulasi emosi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengetahui pengaruh dari penerapan layanan konseling kelompok dengan teknik expressive writing dalam meningkatkan regulasi emosi siswa. Penelitian ini menggunakan metode Pre-experimental design melalui model rancangan one group pre-test and post-test design tanpa melibatkan kelompok pembanding atau kelompok kontrol. Subjek penelitian dipilih sebanyak 8 siswa yang berada pada kategori regulasi emosi rendah. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji statistik Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan skor regulasi emosi pada seluruh subjek penelitian setelah diberikan perlakuan. Sebelum intervensi diberikan, seluruh subjek berada pada kategori regulasi emosi rendah dengan rentang skor 41–48. Setelah mengikuti layanan, seluruh subjek mengalami peningkatan ke arah positif dan berhasil mencapai kategori tinggi dengan rentang skor post-test sebesar 49–60, di mana variasi peningkatan skor individu berkisar antara 8 hingga 19 poin. Berdasarkan analisis statistik inferensial menggunakan uji Paired Sample t-Test, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,01 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan dan peningkatan yang signifikan secara statistik pada kemampuan regulasi emosi siswa antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi.
Adolescence is a crucial transition phase from childhood to adulthood marked by complex dynamics of change in biological, psychological, and socio-emotional dimensions. The inability of adolescents to manage emotional instability often triggers failure to adapt to developmental tasks and leads to maladjustment behavior at school, such as aggression, defiance, brawls, and bullying. Therefore, effective and efficient guidance and counseling interventions are needed to strengthen students' emotional regulation competencies. This study aims to test and determine the effect of implementing group counseling services with the expressive writing technique in improving students' emotional regulation. This study used a pre-experimental design method through a one-group pre-test and post-test design model without involving a comparison group or control group. The research subjects were 8 students who were in the low emotional regulation category. The data analysis technique used was the Paired Sample t-Test statistical test. The results of the study showed an increase in emotional regulation scores in all research subjects after being given treatment. Before the intervention was given, all subjects were in the low emotional regulation category with a score range of 41–48. After participating in the service, all subjects experienced a positive increase and successfully reached the high category with a post-test score range of 49–60, where the variation in individual score increases ranged from 8 to 19 points. Based on inferential statistical analysis using the Paired Sample t-Test, a significance value of 0.01 (p < 0.05) was obtained, which means there is a statistically significant difference and increase in students' emotional regulation abilities between before and after the intervention.




