HUBUNGAN ANTARA INSOMNIA DENGAN INDEKS PRESTASI KUMULATIF PADA MAHASISWA UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA

Penulis

  • Nathasya Aurelia Kirana William Universitas Kristen Satya Wacana
  • Maria Prima Novita Universitas Kristen Satya Wacana

Kata Kunci:

Insomnia, Indeks Prestasi Kumulatif, IPK, Mahasiswa, Prestasi Akademik

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya prevalensi insomnia pada mahasiswa yang berpotensi memengaruhi fungsi kognitif, konsentrasi, daya ingat, dan aktivitas akademik sehari-hari. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa insomnia diduga berkaitan dengan capaian akademik mahasiswa yang direpresentasikan melalui Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara insomnia dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan penelitian berjumlah 128 mahasiswa aktif Universitas Kristen Satya Wacana yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Insomnia Severity Index (ISI) yang dikembangkan oleh Morin dan telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia untuk mengukur tingkat keparahan insomnia, sedangkan data IPK diperoleh dari laporan IPK terakhir yang dicantumkan oleh responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan bantuan SPSS versi 27 karena salah satu variabel tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara insomnia dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa pencapaian akademik mahasiswa kemungkinan lebih dipengaruhi oleh faktor-faktor lain, seperti motivasi belajar, kemampuan akademik, manajemen waktu, strategi belajar, dan regulasi diri.

This study was motivated by the high prevalence of insomnia among university students, which may affect cognitive functioning, concentration, memory, and daily academic activities. Previous studies have suggested that insomnia may be associated with academic achievement, as reflected in Grade Point Average (GPA). This study aimed to examine the relationship between insomnia and Grade Point Average (GPA) among students at Satya Wacana Christian University. This study employed a quantitative approach with a correlational research design. The participants consisted of 128 active students at Satya Wacana Christian University selected using a purposive sampling technique. Data were collected using the Insomnia Severity Index (ISI), developed by Morin and adapted into Indonesian to measure the severity of insomnia, while GPA data were obtained from the participants' most recent self-reported GPA. Data were analyzed using the Spearman Rank correlation test with SPSS version 27 because one of the variables was not normally distributed. The findings indicated that there was no significant relationship between insomnia and Grade Point Average (GPA) among students at Satya Wacana Christian University. These findings suggest that students' academic achievement is likely influenced by factors other than insomnia, such as learning motivation, academic ability, time management, learning strategies, and self-regulation.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-30