PENGARUH PARENTAL OVERPROTECTION TERHADAP PERILAKU DISRUPTIF PADA REMAJA

Penulis

  • Yohana Dwi Valentina Universitas Kristen Satya Wacana
  • Dewita Karema Sarajar Universitas Kristen Satya Wacana

Kata Kunci:

Parental Overprotection, Perilaku Disruptif, Remaja, Pola Asuh, Kemandirian

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perilaku disruptif pada remaja yang dapat berdampak negatif terhadap perkembangan sosial, emosional, dan akademik. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi munculnya perilaku disruptif adalah parental overprotection, yaitu pola asuh yang ditandai dengan kontrol dan perlindungan yang berlebihan dari orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh parental overprotection terhadap perilaku disruptif pada remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain regresi linear sederhana. Partisipan penelitian berjumlah 310 remaja berusia 13–16 tahun yang merupakan siswa salah satu SMP Negeri di Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Parental Bonding Instrument (PBI) pada subskala overprotection dan Eyberg Child Behavior Inventory (ECBI). Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa parental overprotection berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku disruptif pada remaja (β = 0,112; t = 1,984; p = 0,048). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat parental overprotection yang dirasakan remaja, maka semakin tinggi pula kecenderungan munculnya perilaku disruptif. Meskipun demikian, besarnya pengaruh yang ditemukan tergolong rendah, sehingga perilaku disruptif juga dipengaruhi oleh faktor lain. Hasil penelitian ini mengindikasikan pentingnya penerapan pola asuh yang seimbang antara pengawasan dan pemberian kesempatan kepada remaja untuk mengembangkan kemandirian.

This study was motivated by the increasing prevalence of disruptive behavior among adolescents, which may negatively affect their social, emotional, and academic development. One factor assumed to contribute to disruptive behavior is parental overprotection, a parenting style characterized by excessive control and protection from parents. This study aimed to examine the effect of parental overprotection on disruptive behavior among adolescents. A quantitative approach with a simple linear regression design was employed. The participants consisted of 310 adolescents aged 13–16 years from a public junior high school in Sidorejo District, Salatiga City, selected using purposive sampling. Data were collected using the overprotection subscale of the Parental Bonding Instrument (PBI) and the Eyberg Child Behavior Inventory (ECBI). The results of the simple linear regression analysis revealed that parental overprotection had a positive and significant effect on disruptive behavior among adolescents (β = 0.112; t = 1.984; p = 0.048). These findings indicate that higher levels of perceived parental overprotection are associated with higher levels of disruptive behavior. However, the magnitude of the effect was relatively low, suggesting that disruptive behavior is also influenced by other factors. The findings highlight the importance of implementing a balanced parenting approach that combines appropriate supervision with opportunities for adolescents to develop autonomy and independence

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-30