PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN TIKTOK TERHADAP KECENDERUNGAN NARSISTIK PADA MAHASISWA DI KOTA MEDAN
Kata Kunci:
Intensitas Penggunaan Tiktok, Kecenderungan Narsistik, MahasiswaAbstrak
TikTok merupakan salah satu media sosial yang banyak digunakan oleh mahasiswa sebagai sarana memperoleh hiburan, informasi, dan berinteraksi dengan pengguna lain. Tingginya intensitas penggunaan TikTok diduga dapat memengaruhi kecenderungan narsistik pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas penggunaan TikTok terhadap kecenderungan narsistik pada mahasiswa di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 348 mahasiswa aktif perguruan tinggi negeri dan swasta di Kota Medan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala intensitas penggunaan TikTok yang disusun berdasarkan aspek frekuensi dan durasi serta skala kecenderungan narsistik yang diadaptasi dari Narcissistic Personality Inventory (NPI-40) oleh Raskin dan Terry (1988). Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan TikTok berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kecenderungan narsistik pada mahasiswa di Kota Medan (F = 4,796; p = 0,029). Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 22,221 − 0,082X, yang menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan intensitas penggunaan TikTok diikuti dengan penurunan skor kecenderungan narsistik sebesar 0,082. Nilai koefisien korelasi sebesar R = 0,117 menunjukkan hubungan yang sangat rendah, sedangkan nilai koefisien determinasi (R² = 0,014) menunjukkan bahwa intensitas penggunaan TikTok memberikan kontribusi sebesar 1,4% terhadap kecenderungan narsistik, sementara 98,6% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti. Dengan demikian, intensitas penggunaan TikTok merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kecenderungan narsistik pada mahasiswa, namun besarnya pengaruh tersebut relatif kecil.
TikTok is one of the most widely used social media platforms among university students for entertainment, information seeking, and social interaction. The high intensity of TikTok use is presumed to influence narcissistic tendencies among students. This study aimed to examine the effect of TikTok usage intensity on narcissistic tendencies among university students in Medan City. This study employed a quantitative approach involving 348 active students from public and private universities in Medan City, selected using a purposive sampling technique. Data were collected using the TikTok Usage Intensity Scale, developed based on the aspects of frequency and duration, and the Narcissistic Personality Inventory (NPI-40) adapted from Raskin and Terry (1988). The results showed that TikTok usage intensity had a negative and statistically significant effect on narcissistic tendencies among university students in Medan City (F = 4.796; p = 0.029). The regression equation obtained was Y = 22.221 − 0.082X, indicating that each one-unit increase in TikTok usage intensity was associated with a decrease of 0.082 points in narcissistic tendency scores. The correlation coefficient (R = 0.117) indicated a very weak relationship, while the coefficient of determination (R² = 0.014) revealed that TikTok usage intensity accounted for only 1.4% of the variance in narcissistic tendencies, whereas the remaining 98.6% was influenced by other factors not examined in this study. Therefore, TikTok usage intensity is one of the factors associated with narcissistic tendencies among university students, although its effect is relatively small.




