HUBUNGAN ANTARA SELF-EFFICACY DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIR PADA DRIVER OJEK ONLINE PEREMPUAN

Penulis

  • Muhammad Luthfi Bachrul Ilmi Universitas Kristen Satya Wacana
  • Emmanuel Satyo Yuwono Universitas Kristen Satya Wacana

Kata Kunci:

Self-Efficacy, Pengambilan Keputusan, Driver Ojek Online Perempuan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan pengambilan keputusan pada driver ojek online perempuan. Self-efficacy merupakan keyakinan individu terhadap kemampuannya untuk mengorganisasi dan melaksanakan tindakan guna mencapai suatu tujuan, sedangkan pengambilan keputusan merupakan proses kognitif dan perilaku individu dalam memilih salah satu alternatif terbaik dari beberapa pilihan yang tersedia. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Partisipan penelitian berjumlah 50 driver ojek online perempuan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan dua alat ukur, yaitu General Self-Efficacy Scale (GSE) yang dikembangkan oleh Schwarzer dan Jerusalem (1995) untuk mengukur self-efficacy, dan General Decision-Making Style (GDMS) yang dikembangkan oleh Scott dan Bruce (1995) untuk mengukur pengambilan keputusan. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji linearitas, dan uji hipotesis menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan nilai korelasi r = 0,426 dengan signifikansi p = 0,002 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan positif yang signifikan antara self-efficacy dengan pengambilan keputusan pada driver ojek online perempuan. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi self-efficacy yang dimiliki, maka semakin baik pula kemampuan pengambilan keputusan, dan sebaliknya. Sebagian besar partisipan berada pada kategori self-efficacy sedang (96%) dan pengambilan keputusan sedang (98%). Hasil ini mendukung hipotesis penelitian (H1) yang menyatakan adanya hubungan positif antara self-efficacy dengan pengambilan keputusan pada driver ojek online perempuan.

This study aims to examine the relationship between self-efficacy and decision-making among female online motorcycle taxi drivers. Self-efficacy refers to an individual’s belief in their ability to organize and carry out actions to achieve a goal, while decision-making is the cognitive and behavioral process by which an individual selects the best alternative from several available options. This study employs a quantitative correlational design with a cross-sectional approach. The study sample consisted of 50 female online motorcycle taxi drivers selected using purposive sampling. Data collection was conducted using two measurement instruments: the General Self-Efficacy Scale (GSE), developed by Schwarzer and Jerusalem (1995) to measure self-efficacy, and the General Decision-Making Style (GDMS), developed by Scott and Bruce (1995) to measure decision-making. Data analysis was performed through normality tests, linearity tests, and hypothesis testing using Pearson’s Product-Moment correlation. The results of the study showed a correlation coefficient of r = 0.426 with a significance level of p = 0.002 (p < 0.05), indicating a significant positive relationship between self-efficacy and decision-making among female online motorcycle taxi drivers. This suggests that the higher the level of self-efficacy, the better the decision-making ability, and vice versa. Most participants fell into the moderate self-efficacy (96%) and moderate decision-making (98%) categories. These results support research hypothesis (H1), which states that there is a positive relationship between self-efficacy and decision-making among female online motorcycle taxi drivers.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-30