GAMBARAN RESILIENSI PADA IBU YANG MEMILIKI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Kata Kunci:
Resiliensi, Ibu, Anak Berkebutuhan Khusus, Diagnosa Berbeda, Studi KualitatifAbstrak
Memiliki anak berkebutuhan khusus merupakan pengalaman yang dapat memberikan tantangan emosional, psikologis, sosial, dan ekonomi bagi seorang ibu. Perbedaan diagnosis pada anak berkebutuhan khusus juga dapat memengaruhi cara ibu menghadapi berbagai tuntutan dalam pengasuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan resiliensi pada ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus dengan diagnosa yang berbeda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Partisipan penelitian adalah ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus dengan diagnosis yang berbeda dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi ibu berkembang melalui proses adaptasi terhadap kondisi anak, penerimaan terhadap diagnosis, dukungan sosial dari keluarga dan lingkungan, keyakinan religius, serta kemampuan dalam mengelola emosi dan menemukan makna positif dari pengalaman pengasuhan. Meskipun setiap ibu menghadapi tantangan yang berbeda sesuai dengan diagnosis anak, seluruh partisipan menunjukkan kemampuan untuk bangkit, beradaptasi, dan mempertahankan fungsi pengasuhan secara optimal. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan intervensi psikologis dan program dukungan bagi ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus.
Having a child with special needs presents emotional, psychological, social, and economic challenges for mothers. Differences in the child's diagnosis may also influence how mothers cope with the demands of caregiving. This study aims to describe the resilience of mothers who have children with special needs with different diagnoses. This research employed a qualitative approach using a case study method. Participants were mothers of children with different special needs diagnoses, selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews and observations and analyzed using thematic analysis. The findings indicate that maternal resilience develops through a process of adapting to the child's condition, accepting the diagnosis, receiving social support from family and the surrounding environment, maintaining religious or spiritual beliefs, and managing emotions while finding positive meaning in the caregiving experience. Although each mother encountered different challenges depending on her child's diagnosis, all participants demonstrated the ability to recover, adapt, and maintain effective parenting. The findings are expected to provide a basis for developing psychological interventions and support programs for mothers of children with special needs.




