HUBUNGAN ANTARA SELF-EFFICACY DAN QUARTER-LIFE CRISIS PADA GENERASI Z USIA 18-25 TAHUN

Penulis

  • Aprelia Putri Paskahlin Universitas Kristen Satya Wacana
  • Maria Nugraheni Mardi Rahayu Universitas Kristen Satya Wacana

Kata Kunci:

Generasi Z, Self-Efficacy, Quarter-Life Crisis

Abstrak

Pada masa peralihan, individu akan dihadapkan dengan berbagai tugas perkembangan. Apabila seorang individu tidak bisa mengatasi tugas perkembangan dengan baik, maka rentan bagi mereka untuk berada dalam tahapan krisis atau biasa disebut dengan quarter-life crisis. Self-efficacy dianggap penting untuk membantu individu agar terlepas dari quarter-life crisis. Maka dari itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan self-efficacy dan quarter-life crisis pada generasi Z usia 18-25 tahun. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan analisis korelasi. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah generasi Z usia 18-25 tahun di Indonesia. Terdapat 308 generasi Z usia 18-25 yang menjadi partisipan dalam penelitian dengan menggunakan teknik accidental sampling. Pengukuran penelitian menggunakan The Developmental Crisis Questionnaire (DCQ-12) (α = 0,807) dan General Self-Efficacy Scale (α = 0,948). Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif yang signifikan antara self-efficacy dan quarter-life crisis.

During the transitional period, individuals are faced with various developmental tasks. If an individual cannot cope with these developmental tasks effectively, they become vulnerable to entering a crisis stage, commonly known as quarter-life crisis. Self-efficacy is considered crucial in helping individuals overcome this quarter-life crisis. Therefore, the purpose of this study is to determine the relationship between self-efficacy and quarter-life crisis among Generation Z aged 18–25 years. The method used is quantitative with correlation analysis. The population in this study consists of Generation Z aged 18–25 years in Indonesia. There were 308 Generation Z individuals aged 18–25 who participated in this study, selected using the accidental sampling technique. Research measurements used The Developmental Crisis Questionnaire (DCQ-12) (α = 0.807) and the General Self-Efficacy Scale (α = 0.948). The results of this study indicate that there is a significant negative relationship between self-efficacy and quarter-life crisis.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-29