HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PEKERJAAN DENGAN KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI GEJALA HIPOGLIKEMIA PADA PASIEN DM DI RUANG RAWAT INAP RST WIJAYAKUSUMA PURWOKERTO

Penulis

  • Ook Priyono Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Anny RM Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Tri Suwarto Universitas Muhammadiyah Kudus

Kata Kunci:

Diabetes Melitus, Hipoglikemia, Tingkat Pendidikan

Abstrak

Hipoglikemia merupakan salah satu komplikasi akut yang sering terjadi pada pasien diabetes melitus (DM) dan dapat menimbulkan dampak serius apabila tidak dikenali dan ditangani dengan cepat. Kemampuan pasien dalam mengidentifikasi gejala hipoglikemia dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya tingkat pendidikan dan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan pekerjaan dengan kemampuan mengidentifikasi gejala hipoglikemia pada pasien DM di ruang rawat inap RST Wijayakusuma Purwokerto. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah pasien DM yang dirawat inap dan memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara tingkat pendidikan dengan kemampuan mengidentifikasi gejala hipoglikemia, serta adanya hubungan antara pekerjaan dengan kemampuan mengidentifikasi gejala hipoglikemia pada pasien DM. Kesimpulan penelitian ini adalah tingkat pendidikan dan pekerjaan berperan dalam kemampuan pasien DM mengenali gejala hipoglikemia. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kesehatan yang disesuaikan dengan latar belakang pendidikan dan pekerjaan pasien untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini hipoglikemia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-28