PENGARUH AROMATERAPI JERUK MANIS (CITRUS) TERHADAP KECEMASAN IBU BERSALIN KALA I DI RUMAH SAKIT SARKIES ‘AISYIYAH KUDUS

Penulis

  • Eriska Dwi Andriyani Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Nor Asiyah Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Atun Wigati Universitas Muhammadiyah Kudus

Kata Kunci:

Aromaterapi Jeruk Manis, Kecemasan, Ibu Bersalin Kala I, Terapi Nonfarmakologis, Kebidanan

Abstrak

Latar Belakang: Kecemasan pada ibu bersalin kala I sering terjadi dan mampu mempengaruhi proses persalinan. Rasa cemas dapat meningkatkan ketegangan otot, memperparah nyeri, dan menyebabkan persalinan berlangsung lebih lama. Upaya non-farmakologis yang bisa diterapkan untuk mengurangi kecemasan adalah aromaterapi jeruk manis (Citrus), yang dapat diketahui memiliki efek menenangkan. Tujuan: Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahuin pengaruh aromaterapi jeruk manis (Citrus) terhadap tingkat kecemasan ibu bersalin kala I di RS Sarkies ‘Aisyiyah Kudus. Aromaterapi jeruk manis ini terpilih sebagai intervensi karena kandungan senyawa aktifnya, seperti linalool dan limonene, telah terbukti memiliki efek menenangkan dan mampu memberikan rasa relaksasi. Kecemasan pada ibu bersalin kala I menjadi masalah yang sering terjadi, terutama akibat nyeri, ketegangan, serta kekhawatiran terhadap jalannya proses persalinan. Kondisi ini tidak hanya menambah beban psikologis ibu, tetapi juga bisa memperparah nyeri serta dapat berpotensi memperpanjang durasi persalinan. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest yang bertujuan mengetahui pengaruh aromaterapi jeruk manis (citrus) terhadap kecemasan ibu bersalin kala l. Tingkat kecemasan diukur menggunakan lembar observasi State Anxiety Inventory (STAI) sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Data dapat dianalisi dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah aromaterapi jeruk manis (citrus), terjadi penurunan tingkat kecemasan ibu bersalin kala l. Uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan adanya perbedaan tingkat kecemasan sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p<0,05, serta tidak ditemukan peningkatan kecemasan pada responden. Kesimpulan: Aromaterapi jeruk manis (citrus) berpengaruh signifikan dalam menurunkan kecemasan ibu bersalin kala l dan dapat digunakan sebagai terapi komplementer nonfarmakologis yang efektif dan aman dalam asuhan kebidanan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-28