PENGARUH EDUKASI “GEMAS” (GERAKAN MAKANAN AMAN DAN SEHAT) DENGAN VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN GIZI SEHAT UNTUK MENCEGAH STUNTING PADA IBU DENGAN ANAK USIA KURANG 2 TAHUN (BADUTA) DI POSYANDU DESA KALIGARANG
Kata Kunci:
Edukasi GEMAS, Pengetahuan Ibu, Pencegahan StuntingAbstrak
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi prioritas kesehatan masyarakat di Indonesia dan berdampak pada pertumbuhan fisik serta perkembangan anak. Salah satu faktor yang berperan dalam terjadinya stunting adalah rendahnya pengetahuan ibu mengenai gizi seimbang, pemberian ASI eksklusif, dan MP-ASI yang tepat pada anak usia di bawah dua tahun (baduta). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi GEMAS (Gerakan Makanan Aman dan Sehat) dengan media video animasi terhadap pengetahuan gizi sehat untuk mencegah stunting pada ibu baduta di Posyandu Desa Kaligarang, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment non-equivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 66 ibu baduta yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi diberikan edukasi GEMAS menggunakan media video animasi, sedangkan kelompok kontrol diberikan edukasi gizi standar. Sampel penelitian berjumlah 66 ibu baduta yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol masing-masing 33 responden, dengan teknik purposive sampling. Kriteria inklusi meliputi ibu yang memiliki anak usia 6–24 bulan, terdaftar aktif di Posyandu Desa Kaligarang, bersedia menjadi responden, dan mengikuti seluruh rangkaian penelitian, sedangkan kriteria eksklusi adalah ibu yang tidak mengikuti intervensi atau tidak menyelesaikan penelitian. Kelompok intervensi diberikan edukasi GEMAS menggunakan video animasi, sementara kelompok kontrol memperoleh edukasi gizi standar melalui ceramah. Pengukuran tingkat pengetahuan responden dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan tentang gizi dan pencegahan stunting yang diberikan sebelum dan sesudah pelaksanaan intervensi untuk menilai perubahan pengetahuan responden Pengukuran pengetahuan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner pengetahuan gizi ibu berbasis konsep GEMAS dan pencegahan stunting pada anak usia di bawah dua tahun. Kuesioner berisi 30 pertanyaan benar atau salah yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas (Cronbach’s Alpha > 0,720) Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test pada kelompok intervensi dan kontrol, kemudian data dikodekan dan dianalisis menggunakan SPSS. Analisis meliputi univariat untuk menggambarkan karakteristik dan tingkat pengetahuan, serta bivariat untuk menilai perbedaan sebelum dan sesudah intervensi serta antar kelompok menggunakan Paired t-test dan Independent t-test, atau uji nonparametrik alternatif bila data tidak berdistribusi normal (p < 0,05).Hasil penelitian ini diharapkan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu pada kelompok intervensi, sehingga edukasi GEMAS dengan video animasi dapat menjadi media edukasi yang efektif dalam upaya pencegahan stunting.



