HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA DI PUSKESMAS SEI LANGKAI KOTA BATAM

Penulis

  • Susi Nursyamsi Institut Kesehatan Mitra Bunda
  • Ditte Ayu Suntara Institut Kesehatan Mitra Bunda
  • Hidayat Hartanto Institut Kesehatan Mitra Bunda

Kata Kunci:

Depresi, Tingkat Depresi, Dukungan Keluarga

Abstrak

Kejang demam merupakan salah satu kondisi darurat yang selalu terjadi pada anak usia 6 bulan hingga 5 tahun, yang umumnya disebabkan oleh peningkatan suhu tubuh secara mendadak. Penanganan awal yang tepat oleh orang tua, khususnya ibu. Yang bertujuan untuk mengetahui Hubungan sikap ibu dengan penanganan kejang demam pada anak di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Langkai Kota Batam Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, menggunakan rancangan analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 48 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Non-Probability Sampling dengan teknik “Purposive Sampling”. Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji chi-square, diperoleh nilai p-value = 0,000, yang berarti H0 ditolak. Maka hal ini dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara sikap ibu dengan penanganan kejang demam pada anak di wilayah kerja Puskesmas Sei Langkai Kota Batam Tahun 2025. Disarankan tenaga kesehatan dapat meningkatkan edukasi kepada ibu mengenai penanganan kejang demam pada anak agar ibu memiliki sikap yang tepat dalam menghadapi kondisi tersebut. Selain itu, bagi ibu diharapkan dapat mengetahui dan melakukan penanganan awal kejang demam dengan cara tetap tenang, memiringkan posisi tubuh anak, serta segera membawa anak ke fasilitas kesehatan apabila kejang berlangsung lebih dari lima menit.

Febrile seizures are a common emergency in children aged 6 months to 5 years, generally caused by a sudden increase in body temperature. Appropriate initial treatment by parents, especially mothers, is crucial. This study aimed to determine the relationship between maternal attitudes and the management of febrile seizures in children at the working area of Sei Langkai Public Health Center, Batam City, in 2025. This research is a quantitative study using an analytical design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 48 respondents. The sampling technique used was non-probability sampling with a purposive sampling method. Based on the analysis using the Chi-Square test, the obtained p-value was 0.000, indicating that Ho was rejected. There is a significant relationship between mothers’ attitudes and the management of febrile seizures in children at the working area of Sei Langkai Public Health Center, Batam City, in 2025. Health workers are expected to enhance education for mothers regarding the management of febrile seizures in children so that mothers have the right attitude when facing such conditions. In addition, mothers are expected to be able to recognize and carry out initial treatment for febrile seizures by remaining calm, tilting the child's body position, and immediately taking the child to a health facility if the seizure lasts more than five minutes.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29