HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KEPATUHAN PEMBATASAN CAIRAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS DI RST DR. SOETARTO YOGYAKARTA
Kata Kunci:
Stres, Kepatuhan, Gagal Ginjal KronisAbstrak
Gagal ginjal kronis merupakan kondisi yang memerlukan pengelolaan jangka panjang, termasuk pembatasan asupan cairan untuk mencegah komplikasi. Kepatuhan pasien terhadap pembatasan cairan sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor psikologis, salah satunya adalah tingkat stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien gagal ginjal kronis di RST Dr. Soetarto Yogyakarta.Metode penelitian yang digunakan adalah desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik purposive sampling pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani perawatan. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur tingkat stres dan kepatuhan pembatasan cairan. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik korelasi untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan kepatuhan pembatasan cairan. Pasien dengan tingkat stres yang lebih tinggi cenderung memiliki tingkat kepatuhan yang lebih rendah terhadap pembatasan cairan. Temuan ini menunjukkan pentingnya intervensi psikologis dalam meningkatkan kepatuhan pasien terhadap terapi yang dianjurkan.Kesimpulan penelitian ini adalah adanya hubungan antara tingkat stres dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien gagal ginjal kronis. Diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan dukungan psikologis guna meningkatkan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan.
Chronic kidney disease is a condition that requires long-term management, including fluid restriction to prevent complications. Patient adherence to fluid restriction is often influenced by various psychological factors, one of which is stress level. This study aims to determine the relationship between stress level and adherence to fluid restriction among patients with chronic kidney disease at RST Dr. Soetarto Yogyakarta.This study used a quantitative design with a cross-sectional approach. The sample was selected using purposive sampling among patients with chronic kidney disease undergoing treatment. Data were collected using questionnaires to measure stress levels and adherence to fluid restriction. Statistical correlation tests were used to analyze the relationship between the variables.The results showed a significant relationship between stress levels and adherence to fluid restriction. Patients with higher stress levels tended to have lower adherence to fluid restriction. These findings highlight the importance of psychological interventions to improve patient adherence to recommended therapy.In conclusion, there is a relationship between stress levels and adherence to fluid restriction in patients with chronic kidney disease. Healthcare providers are expected to provide psychological support to improve patient adherence to treatment.




