HUBUNGAN KARAKTERISTIK PERAWAT DENGAN PEMAHAMAN PENERAPAN RESUSITASI JANTUNG PARU (RJP) DI RS HARAPAN BUNDA KOTA BATAM

Penulis

  • Annisa Puspita Yesra Institut Kesehatan Mitra Bunda
  • Desy Institut Kesehatan Mitra Bunda
  • Yulia Devi Putri Institut Kesehatan Mitra Bunda

Kata Kunci:

Karakteristik Perawat, Pemahaman Penerapan Resusitasi Jantung Paru (RJP)

Abstrak

World Health Organization (WHO) melakukan survey yang menyimpulkan bahwa, diperkirakan 17,1 juta orang meninggal (29% dari jumlah kematian total) karena penyakit jantung dan pembuluh darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Karakterisitik Perawat Dengan Pemahaman Penerapan Resusitasi Jantung Paru (RJP) di Rumah Sakit Harapan Bunda Kota Batam Tahun 2025. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain pendekatan corelation study, kemudian data diolah dengan menggunakan uji Chi Square. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 37 orang. Hasil uji statistik masa kerja, jenis kelamin, tingkat pendidikan, usia memiliki nilai p-value > 0,05 (0,000; 0,031; 0,027; 0,034). Kesimpulannya H0 ditolak Ha diterima, artinya ada hubungan karakteristik perawat dengan pemahaman resusitasi jantung paru (RJP) di Rumah Sakit Harapan Bunda Kota Batam. Diharapkan perawat mengikuti pelatihan agar mendapatkan wawasan dalam pemahaman penerapan resusitasi jantung paru (RJP) merupakan salah satu upaya mengurangi angka kematian henti napas dan henti jantung dapat meningkatkan mutu pelayanan.

The World Health Organization (WHO) conducted a survey that concluded that an estimated 17.1 million people died (29% of the total deaths) due to heart and blood vessel diseases. The purpose of this study is to determine the Relationship between Nurse Characteristics and Understanding of the Implementation of Cardiopulmonary Resuscitation (RJP) at Harapan Bunda Hospital, Batam City in 2025. This research method uses a descriptive analytical method with a corelation study approach design, then the data is processed using the Chi Square test. The sample in this study was 37 people. The results of the statistical test of working time, gender, education level, and age have a p-value of > 0.05 (0.000; 0.031; 0.027; 0.034). In conclusion, H0 was rejected by Ha, which means that there is a relationship between nurse characteristics and the understanding of cardiopulmonary resuscitation (RJP) at Harapan Bunda Hospital, Batam City. It is hoped that nurses will take part in the training to gain insight into the implementation of cardiopulmonary resuscitation (RJP) as one of the efforts to reduce the death rate of cardiac arrest and cardiac arrest and can improve the quality of service.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29