EFEKTIVITAS KONSELING DENGAN MEDIA LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG PERAWATAN BAYI BARU LAHIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SANGKULIRANG

Penulis

  • Aprilia Nur Romadhoni Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Wiyata Husada Samarinda
  • Dwi Hartati Institut Teknologi Kesehatan Dan Sains Wiyata Husada Samarinda

Kata Kunci:

Konseling, Leaflet, Pengetahuan, Ibu Nifas, Perawatan Bayi Baru Lahir

Abstrak

Latar Belakang: Pengetahuan ibu merupakan faktor utama dalam menentukan kualitas perawatan bayi baru lahir untuk mengurangi risiko infeksi, hipotermia, dan kematian neonatal. Di Puskesmas Sangkulirang, hasil studi awal menunjukkan 60% ibu nifas memiliki pengetahuan yang terbatas mengenai perawatan tali pusat, kehangatan tubuh bayi, dan tanda bahaya. Oleh karena itu, diperlukan intervensi edukasi yang sistematis seperti konseling menggunakan media leaflet. Tujuan: Mengetahui efektivitas konseling dengan media leaflet terhadap pengetahuan ibu nifas tentang perawatan bayi baru lahir di wilayah kerja Puskesmas Sangkulirang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Sampel sebanyak 44 dipilih menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner sebelum (pretest) dan tujuh hari setelah intervensi (posttest). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Nilai rata-rata pengetahuan responden meningkat secara signifikan dari 10,5 saat pretest menjadi 15,16 saat posttest dengan selisih 4,66. Hasil uji statistik menunjukkan p-value = 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan pada pengetahuan ibu sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan: Konseling dengan media leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu nifas tentang perawatan bayi baru lahir di wilayah kerja Puskesmas Sangkulirang.

Background: Maternal knowledge is a primary determinant of the quality of newborn care, playing a critical role in reducing the risk of infection, hypothermia, and neonatal mortality. At Sangkulirang Public Health Center, preliminary findings indicated that 60% of postpartum mothers had limited knowledge regarding umbilical cord care, maintaining infant body warmth, and recognizing danger signs. Consequently, systematic educational interventions such as leaflet-based counseling are necessary. Objective: This study aimed to determine the effectiveness of leaflet-based counseling on postpartum mothers' knowledge about newborn care in the working area of Sangkulirang Public Health Center. Methods: This quantitative study employed a one-group pretest-posttest design. A sample of 44 respondents was selected using total sampling. Data were collected using a structured questionnaire administered before (pretest) and seven days after the intervention (posttest). Data were analyzed using the Wilcoxon signed-rank test. Results: The mean knowledge score of respondents increased significantly from 10.5 at pretest to 15.16 at posttest, representing a mean increase of 4.66. The statistical analysis yielded a p-value of 0.000 (< 0.05), indicating a significant difference in maternal knowledge before and after the intervention. Conclusion: Leaflet-based counseling is effective in improving postpartum mothers' knowledge about newborn care in the working area of Sangkulirang Public Health Center.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29