PENERAPAN TERAPI MUROTTAL AL-FATIHAH TERHADAP PENURUNAN SKOR HALUSINASI PADA PASIEN DI RUANGAN MAWAR RS. PMC

Penulis

  • Adinda Delariska STIKes Pekanbaru Medical Center
  • Isna Ovari STIKes Pekanbaru Medical Center

Kata Kunci:

Halusinasi, Pendengaran, Terapi Murottal Al-Fatihah

Abstrak

Halusinasi adalah gangguan persepsi sensori dimana seseorang tidak mampu menerima stimulus sensorik pada panca indera dengan baik. Tanda dan gejala halusinasi contohnya adalah mendengar suara yang tidak nyata, curiga, khawatir, berbicara sendiri, dan tertawa sendiri. Salah satu penatalaksanaan yang dapat dilakukan adalah terapi non farmakologi dengan terapi murottal Al-Fatihah. Tujuan untuk mengetahui perubahan tingkat halusinasi dan tanda gejala halusinasi setelah dilakukan terapi murottal Al-fatihah pada pasien halusinasi pendengaran. Instrument yang digunakan dalam studi kasus ini adalah Terapi Murottal Al-fatihah, AHRS (Auditory Hallucination Rating Scale), lembar observasi tanda dan gejala halusinasi. Metode pengumpulan data dengan dilakukan dengan wawancara,observasi, penerapan terapi Murrottal Al-fatihah, evaluasi, dan dokumentasi. Penerapan terapi okupasi menggambar dilakukan pada 4 responden yaitu Tn. A, Tn. E, Tn. S dan Tn.T. Terapi Murottal Al-Fatihah dapat menurunkan tingkat halusinasi dan tanda gejala halusinasi pendengaran.

Hallucinations are sensory perception disorders in which a person is unable to properly receive sensory stimuli from the five senses. Signs and symptoms of hallucinations include hearing unreal voices, suspicion, worry, talking to oneself, and laughing to oneself. One possible treatment is non-pharmacological therapy with Al-Fatihah recitation. The aim was to determine changes in the level of hallucinations and signs and symptoms after Al-Fatihah recitation therapy in patients with auditory hallucinations. The instruments used in this case study were Al-Fatihah recitation therapy, the Auditory Hallucination Rating Scale (AHRS), and an observation sheet for signs and symptoms of hallucinations. Data collection methods included interviews, observation, application of Al-Fatihah recitation therapy, evaluation, and documentation. Occupational drawing therapy was applied to four respondents: Mr. A, Mr. E, Mr.S and Mr. T. Al-Fatihah recitation therapy reduced the level of hallucinations and signs and symptoms of auditory hallucinations.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30