HUBUNGAN FREKUENSI LATIHAN FUTSAL, INDEKS MASSA TUBUH DAN USIA TERHADAP DAYA TAHAN OTOT
Kata Kunci:
Daya Tahan Otot, Frekuensi Latihan, IMT, UsiaAbstrak
Tujuan : Mengetahui Hubungan Frekuensi Latihan Futsal, IMT Dan Usia Terhadap Daya Tahan Otot Pada Atlet Devisi Futsal UKM Olahraga Universitas Respati Yogyakarta.Metode Penelitian : Jenis penelitian kuantitatif dengan metode crossectional. Teknik pengambilan sampel adalah sampling jenuh. Sample yaitu atlet devisi futsal UKM Olahraga Universitas Respati Yogyakarta sebanyak 30 orang. Analisis bivariate menggunakan uji fisher, uji K-S dan one way anova. Pengambilan data melalui google form untuk pengisian lembar observasi dan video call untuk melakukan half squat jump test.Hasil : Sebagian besar frekuensi latihan futsal kurang sebesar 63,3%, indeks massa tubuh normal sebesar 70,0%, berusia 20-24 tahun sebesar 90,0% dan daya tahan otot baik sebesar 70,0%. Uji bivariate frekuensi latihan futsal dan daya tahan otot didapatkan nilai ρ-value 0,011. Nilai ρ-value <0,05. Uji bivariate indeks massa tubuh dan daya tahan otot didapatkan nilai ρ-value 0,389. Nilai ρ-value ˃0,05. Uji bivariate usia dan daya tahan otot didapatkan nilai ρ-value 0,000. Nilai ρ-value <0,05. Hasil uji one way anova terdapat perbedaan antara frekuensi latihan yang dibandingkan memiliki nilai signifikan yang berarti.Kesimpulan : Ada hubugan antara frekuensi latihan futsal dan usia terhadap daya tahan otot dan tidak ada hubungan antara indeks massa tubuh dengan daya tahan otot pada altet devisi futsal UKM Olahraga Universitas Respati Yogyakarta.




