ANALISIS POLA RUJUKAN BERJENJANG PELAYANAN KESEHATAN PESERTA JKN TAHUN 2022-2024 MENGGUNAKAN DATA SAMPEL BPJS KESEHATAN
Kata Kunci:
Sistem Rujukan Berjenjang, Jaminan Kesehatan Nasional, BPJS Kesehatan, Fasilitas Kesehatan Primer, Pola RujukanAbstrak
Kesehatan merupakan hak dasar setiap manusia dan faktor penting dalam pembangunan suatu negara. Untuk memastikan akses pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas tanpa beban finansial, Indonesia menyelenggarakan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan dengan menerapkan sistem rujukan berjenjang. Penelitian ini menganalisis pola rujukan peserta JKN tahun 2022–2024 menggunakan Data Sampel BPJS Kesehatan, dengan fokus pada karakteristik peserta dan kelompok poli tujuan rujukan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif observasional dengan pendekatan cross-sectional dan data sekunder sebanyak 285.316 peserta. Analisis deskriptif dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dilakukan untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil menunjukkan mayoritas rujukan (91,8%) diarahkan ke kelompok poli Spesialis Lain. Terdapat hubungan signifikan antara pola rujukan dengan karakteristik peserta seperti jenis kelamin, segmentasi kepesertaan, dan tahun layanan (p<0,001). Temuan ini mengindikasikan kompleksitas kebutuhan pelayanan kesehatan peserta JKN serta peran penting fasilitas kesehatan tingkat pertama sebagai gatekeeper dalam mengoptimalkan efisiensi sistem rujukan. Hambatan seperti data yang tidak lengkap dan disparitas sumber daya pada fasilitas primer menjadi tantangan yang perlu ditangani. Analisis ini memberikan dasar yang kuat untuk pengambilan kebijakan berbasis bukti dalam meningkatkan mekanisme rujukan berjenjang guna memperbaiki mutu dan aksesibilitas pelayanan dalam kerangka cakupan kesehatan semesta di Indonesia.
Health is a fundamental human right and a vital factor in national development. To ensure equitable access to quality healthcare without financial hardship, Indonesia implements the National Health Insurance Program (JKN) managed by BPJS Kesehatan, utilizing a tiered referral system. This study analyzes referral patterns among JKN participants from 2022 to 2024 using BPJS Kesehatan Sample Data, focusing on participant characteristics and referral polyclinic groups. Employing a quantitative cross-sectional observational design with secondary data, the study encompasses 285,316 participants. Descriptive and bivariate analyses, including Chi-Square tests, were performed to identify associations between variables. Findings reveal that the majority of referrals (91.8%) target the "Other Specialist" polyclinic group. Variations in referral patterns are significantly associated with participant demographics such as gender, segmentation, and year of service (p<0.001). The results underscore the complexity of healthcare needs among JKN participants and emphasize the gatekeeping role of primary healthcare facilities in optimizing referral efficiency. Challenges such as incomplete data and resource disparities in primary healthcare settings highlight areas for improvement. This comprehensive analysis supports evidence-based policy to enhance the tiered referral mechanism, aiming to improve service quality and accessibility within Indonesia's universal health coverage framework




