HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP SIKAP SWAMEDIKASI GASTRITIS PADA SISWA DI SMA NEGERI 1 ANAK RATU AJI LAMPUNG TENGAH

Penulis

  • Aisyah Juli Wiliyana Universitas Aisyah Pringsewu
  • Mida Pratiwi Universitas Aisyah Pringsewu
  • Afi Sania Rosanti Universitas Aisyah Pringsewu
  • Riza Dwiningrum Universitas Aisyah Pringsewu

Kata Kunci:

Gastritis, Pengetahuan, Swamedikasi, Sikap, Siswa

Abstrak

Gastritis merupakan peradangan pada mukosa lambung yang dapat bersifat akut maupun kronis. Kondisi ini dapat disebabkan oleh infeksi Helicobacter pylori serta faktor lain, seperti pola makan yang tidak teratur, kebiasaan melewatkan waktu makan, dan lambung yang sering kosong secara terus-menerus sehingga memicu terjadinya gastritis. Swamedikasi sering dilakukan sebagai upaya penanganan awal untuk mengurangi gejala yang dirasakan. Keberhasilan swamedikasi sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan individu mengenai penyakit dan pengobatan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap swamedikasi gastritis pada siswa di SMA Negeri 1 Anak Ratu Aji, Kabupaten Lampung Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional dan rancangan cross-sectional. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji Chi-Square. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X dan XI yang menderita gastritis, dengan sampel sebanyak 75 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan siswa tentang swamedikasi gastritis tergolong baik sebanyak 46 orang (61,3%), cukup 19 orang (25,3%), dan kurang 10 orang (13,3%). Sikap siswa terhadap swamedikasi gastritis tergolong baik sebanyak 57 orang (76%), cukup 14 orang (18,6%), dan kurang 4 orang (5,3%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap swamedikasi gastritis pada siswa SMA Negeri 1 Anak Ratu Aji, Kabupaten Lampung Tengah, dengan nilai p-value sebesar 0,028 (p<0,05).

Gastritis is an inflammation of the gastric mucosa that can be acute or chronic. This condition can be caused by Helicobacter pylori infection as well as other factors, such as irregular diet, the habit of skipping meals, and a stomach that is often empty constantly that triggers gastritis. Self-medication is often done as an initial treatment effort to reduce the symptoms felt. The success of self-medication is greatly influenced by the individual's level of knowledge about the disease and the appropriate treatment. This study aims to determine the relationship between the level of knowledge and the attitude of self-medication gastritis in students at SMA Negeri 1 Anak Ratu Aji, Central Lampung Regency. This study uses a quantitative approach with a correlational method and a cross-sectional design. Data analysis was carried out bivariate using the Chi-Square test. The study population was all students in grades X and XI who suffered from gastritis, with a sample of 75 respondents selected using purposive sampling techniques. The research instrument is in the form of a questionnaire. The results showed that the level of student knowledge about self-medication gastritis was classified as good as 46 people (61.3%), 19 people (25.3%), and 10 people (13.3%) lacked. The attitude of students towards self-medication of gastritis was classified as good as 57 people (76%), only 14 people (18.6%), and less than 4 people (5.3%). The results  of the Chi-Square  test showed that there was a significant relationship between the level of knowledge and the attitude of self-medication gastritis in students of SMA Negeri 1 Anak Ratu Aji, Central Lampung Regency, with  a p-value of 0.028 (p<0.05).

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-30