DINAMIKA BUDAYA DALAM PERAYAAN KELENTENG SHIN WI KING DURI: HIBURAN, SILATURAHMI, DAN LOKALITAS

Penulis

  • Anindya Minarni Asnaiar Universitas Riau
  • Asty Nirwana Br. Silaen Universitas Riau
  • Puja Amelia Universitas Riau
  • Ahmal Universitas Riau

Kata Kunci:

Kelenteng Shin Wi King, Dinamika Budaya, Hiburan, Silaturahmi, Lokalitas

Abstrak

Perayaan di Kelenteng Shin Wi King Duri tidak hanya menjadi ruang ritual keagamaan, tetapi juga wadah interaksi sosial yang memperlihatkan dinamika budaya masyarakat Tionghoa di wilayah lokal. Tradisi tersebut mempertemukan unsur hiburan, silaturahmi, serta penguatan identitas lokal melalui praktik gotong royong, pertunjukan seni, dan partisipasi lintas etnis. Dengan mengamati fenomena ini, dapat terlihat bagaimana kelenteng berfungsi sebagai pusat kebudayaan yang menyatukan nilai spiritual dengan kehidupan sosial sehari-hari. Penelitian ini menekankan bahwa perayaan kelenteng bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan juga media pelestarian tradisi, penguatan jaringan sosial, serta representasi kearifan lokal dalam menghadapi perubahan zaman.

The celebrations at Shin Wi King Duri Temple are not only a space for religious rituals, but also a forum for social interaction that showcases the cultural dynamics of the Chinese community in the local area. This tradition combines elements of entertainment, social gathering, and strengthening of local identity through mutual cooperation, art performances, and cross-ethnic participation. By observing this phenomenon, it can be seen how temples function as cultural centers that unite spiritual values with everyday social life. This study emphasizes that temple celebrations are not merely ceremonial activities, but also a medium for preserving traditions, strengthening social networks, and representing local wisdom in the face of changing times.

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-30