TEORI BELAJAR BEHAVIORISME, KOGNITIVISME, KONSTRUKTIVISME, HUMANISTIK, ISLAMI

Penulis

  • Mardiah Astuti Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Fajri Ismail Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Septa Ellydza Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Eka Rahma Prihatini Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Febi Rahma Safvitri Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Haniyah Ramadhani Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Kata Kunci:

Teori Belajar Behaviorisme, Kognitivisme, Konstruktivisme, Humanistik, Islami

Abstrak

Tori-teori belajar utama seperti Teori Belajar Behaviorisme, Kognitivisme, Konstruktivisme, Humanistik, Islami menjadi focus kajian dalam konteks pendidikan. Pembelajaran merupakan proses fundamental dalam pengembangan individu, dan pemahaman terhadap teori-teori ini penting untuk meningkatkan efektivitas pendidikan di era modern untuk meningkatkan efektivitas pengajaran dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan antara teori-teori pembelajaran tersebut, mengidentifikasi kekuatan dan keterbatasan masing-masing, serta mengeksplorasi relevansinya dalam konteks pendidikan kontemporer, dengan harapan mendorong pendekatan integratif yang lebih holistik. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur teoritis, melibatkan analisis mendalam terhadap sumber-sumber akademis terkait teori pembelajaran, termasuk buku, jurnal, dan artikel ilmiah. Data dikumpulkan melalui sintesis informasi dari berbagai perspektif, diikuti dengan analisis komparatif untuk mengidentifikasi pola dan implikasi praktis. Pembahasan mencakup eksplorasi behaviorisme yang menekankan pengubahan perilaku melalui stimulus-respons; kognitivisme yang fokus pada proses mental dan konstruksi pengetahuan; konstruktivisme yang melihat pembelajaran sebagai aktivitas aktif individu; humanistik yang menyoroti motivasi intrinsik dan pengembangan diri; serta pendekatan islami yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dan etika dalam pembelajaran. Analisis ini membandingkan aspek-aspek seperti asumsi dasar, aplikasi praktis, dan tantangan implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing teori memiliki kontribusi unik, namun pendekatan integratif yang menggabungkan elemen-elemen dari teori-teori ini, terutama dengan dimensi islami, dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran secara keseluruhan. Temuan ini mendorong inovasi dalam praktik pendidikan untuk mencapai keseimbangan antara aspek kognitif, perilaku, dan spiritual. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pendidik untuk mengadaptasi teori-teori tersebut sesuai konteks budaya dan nilai lokal.

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-30