PEMBERDAYAAN EKSTRAKURIKULER PADUAN SUARA MELALUI PENDAMPINGAN VOKAL DALAM MENINGKATKAN PRESTASI SENI PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 4 KUPANG

Penulis

  • Emiliana Consita Plain Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
  • Bibiana Bota Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
  • Frederika Zaun Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
  • Yanuarius L. B. Dasal Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
  • Marselina Sintia Pia Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
  • Veronika J. Fahik Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
  • Fransisk C. D. Nene Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
  • Petrus Aprilianus Gatol Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
  • Kadek Paramitha Hariswari Universitas Katolik Widya Mandira Kupang

Kata Kunci:

Pendidikan, Paduan Suara, Teknik Vokal, Pemberdayaan, Seni Musik, Sma Negeri 4 Kupang

Abstrak

Pendidikan nasional memiliki tujuan fundamental untuk mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal berperan penting dalam menyediakan lingkungan belajar yang terstruktur, termasuk melalui kegiatan ekstrakurikuler seperti paduan suara yang berfungsi mengembangkan kreativitas dan bakat seni peserta didik. Paduan suara merupakan bentuk seni musik vokal yang menuntut penerapan teknik vokal yang baik, seperti pernapasan, artikulasi, resonansi, dan ekspresi. Namun, masih dijumpai berbagai kendala seperti kurangnya penguasaan teknik vokal dan kedisiplinan dalam latihan. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan di SMA Negeri 4 Kupang, dilakukan kegiatan pemberdayaan berupa pelatihan olah vokal dan seni musik bagi 30 anggota paduan suara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kegiatan dilakukan melalui tahapan identifikasi permasalahan, perumusan program, sosialisasi, latihan bertahap, serta monitoring dan evaluasi. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai teknik vokal dasar, keterampilan bernyanyi, kedisiplinan, serta kepercayaan diri dalam performa musikal. Selain itu, program ini turut memperkuat apresiasi seni siswa serta menciptakan lingkungan belajar yang kolaboratif dan kreatif. Kegiatan ini diharapkan menjadi model bagi sekolah lain dalam mengintegrasikan pembinaan seni musik secara sistematis dan berkelanjutan. Melalui pelatihan ini, SMA Negeri 4 Kupang semakin mampu mengembangkan potensi peserta didik dan meningkatkan daya saing dalam bidang seni musik.

National education has a fundamental goal to develop the potential of students comprehensively, encompassing cognitive, affective, and psychomotor aspects as stipulated in Law No. 20 of 2003 concerning the National Education System. Schools as formal educational institutions play a vital role in providing a structured learning environment, including through extracurricular activities such as choirs, which serve to develop students' creativity and artistic talents. Choirs are a form of vocal music that requires the application of good vocal techniques, such as breathing, articulation, resonance, and expression. However, various obstacles are still encountered, such as a lack of mastery of vocal techniques and discipline in practice. Through the Real Work Lecture (KKN) program implemented at SMA Negeri 4 Kupang, empowerment activities were carried out in the form of vocal and music arts training for 45 choir members. The study used a qualitative approach with descriptive methods through observation, interviews, and documentation. Activities were carried out through the stages of problem identification, program formulation, socialization, gradual practice, and monitoring and evaluation. The program results showed an increase in students' understanding of basic vocal techniques, singing skills, discipline, and self-confidence in musical performance. Furthermore, this program strengthens students' appreciation of the arts and creates a collaborative and creative learning environment. This activity is expected to serve as a model for other schools in integrating music arts development systematically and sustainably. Through this training, SMA Negeri 4 Kupang is increasingly able to develop student potential and increase its competitiveness in the field of music arts.

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-30