MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PENJUMLAHAN SAMPAI 10 MELALUI MEDIA PAPAN HITUNG JARI PADA KELAS I SDN BALONGGABUS

Penulis

  • Erika Suci Ariyanti Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo, Indonesia
  • Wahyu Maulida Lestari Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo, Indonesia
  • Tutik Sumarningsih SDN Balonggabus, Candi Sidoarjo, Jawa Timur Indonesia

Kata Kunci:

Kemampuan Berhitung, Penjumlahan, Media Papan Hitung Jari

Abstrak

Penelitian ini diarahkan untuk mengembangkan kemampuan berhitung penjumlahan pada siswa kelas I SDN Balonggabus dengan memanfaatkan Papan Hitung Jari sebagai alat bantu pembelajaran. Pada tahap awal, sejumlah siswa masih menemui kesulitan dalam menyelesaikan operasi penjumlahan hingga angka 10, sehingga pencapaian belajar mereka belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Studi ini mengadopsi desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan melalui dua siklus, masing-masing meliputi fase perencanaan, implementasi, pengamatan, dan evaluasi reflektif. Sampel penelitian terdiri dari 21 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan menggunakan observasi langsung, tes kemampuan berhitung, serta kuesioner untuk menilai persepsi siswa terhadap media yang digunakan. Hasil analisis menunjukkan peningkatan yang nyata dalam keterampilan penjumlahan siswa setelah penerapan media Papan Hitung Jari. Tingkat ketuntasan belajar melonjak dari 85,71% pada siklus pertama menjadi 95,23% pada siklus kedua, sementara rata-rata skor siswa meningkat dari 93,95% menjadi 98,09%. Respon peserta didik terhadap media pembelajaran juga sangat mendukung, terlihat dari semakin banyak siswa yang menilai media ini menarik dan mempermudah pemahaman materi. Dengan demikian, Papan Hitung Jari terbukti menjadi sarana yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berhitung penjumlahan siswa kelas I.

This study aimed to develop the addition skills of first-grade students at SDN Balonggabus by utilizing the Finger Counting Board as a learning aid. In the initial stages, a number of students still encountered difficulties in completing addition operations up to 10, so their learning achievement did not meet the Minimum Completion Criteria (KKM). This study adopted a Classroom Action Research (CAR) design implemented through two cycles, each encompassing the planning, implementation, observation, and reflective evaluation phases. The research sample consisted of 21 students. Data collection was conducted using direct observation, arithmetic ability test, and a questionnaire to assess students' perceptions of the media used. The analysis results showed a significant improvement in students' addition skills after the implementation of the Finger Counting Board. The learning completion rate jumped from 85.71% in the first cycle to 95.23% in the second cycle, while the average student score increased from 93.95% to 98.09%. Student responses to the learning media were also very supportive, as seen from the increasing number of students who considered this media interesting and made it easier to understand the material. Thus, the Finger Counting Board has proven to be an effective tool in improving the addition calculation skills of first grade students.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-01