ANALISIS FONOLOGI, MORFOLOGI, SINTAKSIS, SEMANTIK, DAN PRAGMATIK PADA TEKS BUKU AJAR KURIKULUM MERDEKA

Penulis

  • Shafa Haliza Universitas PGRI Yogyakarta
  • Reninda Lindu Astuti Universitas PGRI Yogyakarta
  • Aviana Megaria Chelsea Universitas PGRI Yogyakarta
  • Haniifah Salma Nazaahah Universitas PGRI Yogyakarta

Kata Kunci:

Linguistik, Buku Ajar, Kurikulum Merdeka, Analisis Wacana, Kajian Bahasa

Abstrak

enelitian ini bertujuan untuk menganalisis kajian linguistik pada empat teks buku ajar Kurikulum Merdeka melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR), dengan fokus pada lima cabang utama linguistik: fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, dan pragmatik. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan untuk memastikan bahwa buku ajar pada Kurikulum Merdeka memuat struktur bahasa yang sesuai dengan prinsip kebahasaan dan pedagogi, mengingat buku ajar merupakan rujukan utama siswa sekolah dasar dalam memahami dan menggunakan bahasa Indonesia secara efektif. Meskipun berbagai penelitian telah membahas kualitas bahasa pada buku ajar, kajian komprehensif yang menelaah semua aspek linguistik dalam satu kerangka analisis masih sangat terbatas. Penelitian ini merumuskan pertanyaan mengenai bagaimana karakteristik linguistik dalam buku ajar Kurikulum Merdeka dan apa implikasinya terhadap pembelajaran bahasa. Metode SLR dilakukan dengan menelusuri artikel pada database Scopus, Web of Science, Google Scholar, dan ERIC dengan rentang publikasi sepuluh tahun terakhir. Seleksi artikel dilakukan melalui kriteria inklusi-eksklusi yang meliputi relevansi topik, fokus linguistik, konteks pendidikan dasar, dan kualitas metodologis, hingga diperoleh sejumlah artikel final untuk dianalisis. Hasil sintesis menunjukkan adanya ketidakkonsistenan penggunaan struktur fonologis dan morfologis, variasi kerumitan sintaksis yang tidak selalu sesuai dengan tingkat perkembangan siswa SD, serta temuan bahwa aspek semantik dan pragmatik dalam buku ajar masih kurang eksploratif. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya penyempurnaan materi buku ajar agar lebih sesuai dengan prinsip linguistik dan kebutuhan literasi siswa. Nilai kebaruan penelitian ini terletak pada analisis holistik lima cabang linguistik dalam satu kerangka SLR yang belum banyak dilakukan pada konteks buku ajar Kurikulum Merdeka.

This study aims to analyze linguistic features in four instructional texts from the Kurikulum Merdeka using a Systematic Literature Review (SLR) approach, focusing on five major branches of linguistics: phonology, morphology, syntax, semantics, and pragmatics. The need for this study arises from the importance of ensuring that the linguistic structure of elementary school textbooks aligns with linguistic principles and pedagogical requirements, as textbooks serve as primary learning resources that shape students’ language comprehension and use. Although previous research has explored linguistic quality in educational materials, comprehensive studies integrating all linguistic components within one analytical framework remain limited. The study addresses questions regarding the linguistic characteristics of Kurikulum Merdeka textbooks and their implications for language learning. The SLR method included searching academic databases such as Scopus, Web of Science, Google Scholar, and ERIC, covering publications from the last ten years. Article selection followed strict inclusion–exclusion criteria involving topic relevance, linguistic focus, elementary education context, and methodological quality, resulting in a final set of studies for synthesis. The findings indicate inconsistencies in phonological and morphological structures, variations in syntactic complexity that do not always align with students’ developmental levels, and limited integration of semantic and pragmatic elements in the textbooks. The implications highlight the need to refine textbook content to better align with linguistic principles and literacy development. The originality of this study lies in its holistic examination of five linguistic components within a single SLR framework, which has rarely been applied to Kurikulum Merdeka textbooks.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30