SKRINING FITOKIMIA KULIT MANGGA (MANGIFERA INDICA L.) PADA VARIETAS ARUMANIS, MANALAGI DAN PODANG DENGAN METODE KLT (KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS)

Penulis

  • Ajeng Arimby Setyaningsih Putri Yan Prawira Prodi Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Militer, Universitas Pertahanan Republik Indonesia
  • Dewi Anggraini Septaningsih Prodi Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Militer, Universitas Pertahanan Republik Indonesia
  • Azimatur Rahmi Prodi Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Militer, Universitas Pertahanan Republik Indonesia

Kata Kunci:

Kulit Mangga, Skrining Fitokimia, KLT, Senyawa Bioaktif

Abstrak

Kulit mangga (Mangifera indica L.) merupakan salah satu limbah agoindustri yang berpotensi mengandung berbagai senyawa bioaktif bernilai tinggi. Penilitian ini bertujuan untuk melakukan skrining fitokimia terhadap kulit mangga varietas Arumanis, Manalagi, dan Podang melalui metode KLT (Kromatografi Lapis Tipis) sebagai analisis kualitatif awal. Ekatraksi dilakukan menggunakan etanol 70% yang kemudian dianalisis dengan KLT menggunakan berbagai fase gerak yang telah disesuaikan untuk mengidentifikasi golongan alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin. Visualisasi noda dilakukan di bawah sinar UV 365 nm. Hasil penelitian menunjukkan pola migrasi noda pada seluruh sampel sebagai indikasi keberadaan senyawa fitokimia. senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin terdeteksi dengan intensitas noda yang bervariasi pada masing-masing varietas. Secara umum, metode KLT efektif digunakan sebagai skrining awal untuk identifikasi golongan senyawa fitokimia pada kulit mangga.

Mango peel (Mangifera indica L.) is a type of agro-industrial waste that may contain various valuable bioactive compounds. This study aimed   to conduct a phytochemical screening of mango peels from the Arumanis, Manalagi, and Podang varieties using TLC (Thin-Layer Chromatography) as an initial qualitative analysis. Extraction was performed using 70% ethanol and the resulting solution was analysed by TLC using arious mobile phases tailored to identify alkaloids, flavonoids, saponins, and tannins. Spot visualization was conducted under 365 nm UV light. Migration patterns were observed in all samples, indicating the presence of phytochemical compounds. Alkaloids, flavonoids, saponins, and tannins were detected, with varying spots intensities observed across the different varieties. Overall, TLC is an effective method for the initial screening to identify classes of phytochemical compunds in mango peel.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29