TELAAH MATERI AKIDAH DALAM KURIKULUM MERDEKA PADA PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK

Penulis

  • Abdullah Universitas Islam Negeri Palangkaraya
  • Sandra Dewi Fitriani Universitas Islam Negeri Palangkaraya
  • Ahmad Rafii Universitas Islam Negeri Palangkaraya
  • Marlina Universitas Islam Negeri Palangkaraya
  • Fithratunnisa Universitas Islam Negeri Palangkaraya

Kata Kunci:

Akidah, Kurikulum Merdeka, Akidah Akhlak, Pendidikan Islam, Karakter Religius

Abstrak

Penelitian ini menganalisis elemen akidah dalam Kurikulum Merdeka pada pembelajaran Akidah Akhlak. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya akidah sebagai fondasi pembentukan keimanan, sikap, dan perilaku peserta didik dalam pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan analisis isi terhadap dokumen kurikulum, buku teks, dan artikel jurnal yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa elemen akidah dalam Kurikulum Merdeka mencakup pemahaman tentang Allah Swt., rukun iman, syahadat, tauhid, dan penguatan keyakinan Islam yang tidak hanya berorientasi pada aspek pengetahuan, tetapi juga pembentukan sikap religius dan akhlak mulia. Implementasi pembelajaran Akidah Akhlak dalam Kurikulum Merdeka telah diarahkan pada pembelajaran aktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik, meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan pemahaman guru, sarana pembelajaran, dan sumber belajar. Kajian ini menegaskan bahwa elemen akidah perlu ditempatkan sebagai inti pembelajaran untuk memperkuat karakter spiritual peserta didik.

This study analyzes the elements of aqidah in the Merdeka Curriculum within Akidah Akhlak learning. This study is motivated by the importance of aqidah as the foundation for shaping students’ faith, attitudes, and behavior in Islamic education. The research employs a library research method with a content analysis approach toward curriculum documents, textbooks, and relevant journal articles. The findings reveal that the aqidah elements in the Merdeka Curriculum include understanding of Allah Swt., the pillars of faith, the shahada, tawhid, and the strengthening of Islamic beliefs, which are not only oriented toward cognitive aspects but also toward the formation of religious attitudes and noble character. The implementation of Akidah Akhlak learning in the Merdeka Curriculum has been directed toward active, contextual, and student-centered learning, although several obstacles remain, including limited teacher understanding, learning facilities, and learning resources. This study confirms that aqidah elements need to be positioned as the core of learning in order to strengthen students’ spiritual character.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30