PERAN HUMAS SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN LITERASI MENULIS SISWA BERDASARKAN PRINSIP DAN FUNGSI KEHUMASAN

Penulis

  • Fani Rahma Sri Utami Universitas Pasundan
  • Arifin Ahmad Universitas Pasundan
  • Fira Adelia Azradillah Universitas Pasundan
  • Elisa Aprilia Universitas Pasundan
  • Artika Sari Universitas Pasundan

Kata Kunci:

Humas Sekolah, Literasi Menulis, Peran Humas, Prinsip Kehumasan, Budaya Literasi

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana peran humas sekolah dalam mendukung peningkatan literasi menulis siswa, ditinjau dari fungsi dan prinsip kehumasan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur kepada humas, guru, dan siswa, serta didukung oleh studi literatur. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humas memiliki peran yang cukup signifikan dalam pengembangan literasi menulis di sekolah. Peran tersebut tampak dalam fungsinya sebagai komunikator yang aktif menyebarkan informasi literasi secara persuasif, sebagai fasilitator yang menyediakan ruang dan kesempatan bagi siswa untuk berlatih menulis, serta sebagai pembangun citra sekolah melalui publikasi karya siswa. Selain itu, penerapan prinsip kehumasan seperti integritas, kontinuitas, kesederhanaan, cakupan, konstruktif, dan adaptabilitas turut mendukung keberlangsungan program literasi. Dampak yang terlihat antara lain meningkatnya minat dan kepercayaan diri siswa dalam menulis, serta mulai terbentuknya budaya literasi di lingkungan sekolah. Meski demikian, masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan sarana dan belum optimalnya pemanfaatan teknologi. Secara keseluruhan, humas dapat dipahami sebagai penghubung strategis yang berkontribusi dalam membangun ekosistem literasi yang lebih menyeluruh di sekolah.

This study aims to gain an in-depth understanding of the role of school public relations in supporting the improvement of students’ writing literacy, viewed from the functions and principles of public relations. A qualitative approach was employed, with data collected through semi-structured interviews involving public relations staff, teachers, and students, and supported by a literature review. The data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing, and were validated through source triangulation. The findings indicate that public relations play a significant role in the development of writing literacy in schools. This role is reflected in its function as a communicator that actively disseminates literacy-related information in a persuasive manner, as a facilitator that provides spaces and opportunities for students to practice writing, and as a builder of the school’s image through the publication of students’ work. In addition, the application of public relations principles such as integrity, continuity, simplicity, coverage, constructiveness, and adaptability supports the sustainability of literacy programs. The observed impacts include increased student interest and confidence in writing, as well as the gradual development of a literacy culture within the school environment. However, several challenges remain, including limited facilities and the suboptimal use of technology. Overall, public relations can be understood as a strategic link that contributes to building a more comprehensive literacy ecosystem in schools.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-29