PERAN GURU BAHASA INDONESIA DALAM MENINGKATKAN BUDAYA LITERASI PESERTA DIDIK
Kata Kunci:
Peran Guru, Bahasa Indonesia, Budaya Literasi, Peserta DidikAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru Bahasa Indonesia dalam meningkatkan budaya literasi peserta didik di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas guru Bahasa Indonesia dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Bahasa Indonesia memiliki peran penting sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing dalam meningkatkan budaya literasi peserta didik. Guru menerapkan berbagai strategi pembelajaran berbasis literasi, seperti kegiatan membaca sebelum pembelajaran dimulai, diskusi kelompok, membaca pemahaman, penugasan menulis, serta pemanfaatan media digital dalam proses pembelajaran. Strategi tersebut mampu meningkatkan minat baca, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan berkomunikasi peserta didik. Namun, pelaksanaan budaya literasi masih menghadapi beberapa kendala, seperti rendahnya minat baca peserta didik, pengaruh media sosial, dan keterbatasan fasilitas literasi di sekolah.
This study aims to determine the role of Indonesian language teachers in improving students’ literacy culture at school. This research used a qualitative approach with a descriptive research type. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. The research subjects consisted of Indonesian language teachers and students. The results showed that Indonesian language teachers have an important role as facilitators, motivators, and mentors in improving students’ literacy culture. Teachers implemented various literacy-based learning strategies, such as reading activities before lessons begin, group discussions, reading comprehension activities, writing assignments, and the use of digital media in the learning process. These strategies were able to increase students’ reading interest, critical thinking skills, and communication abilities. However, the implementation of literacy culture still faces several obstacles, such as low reading interest among students, the influence of social media, and limited literacy facilities at school.




