ANALISIS PROBLEMATIKA LITERASI MEMBACA BAHASA INDONESIA PADA PESERTA DIDIK KELAS VII SMP GELORA PANCASILA
Kata Kunci:
Literasi Membaca, Bahasa Indonesia, Peserta DidikAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika literasi membaca Bahasa Indonesia pada peserta didik kelas VII. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya literasi membaca peserta didik dipengaruhi oleh rendahnya minat baca, keterbatasan kosakata, rendahnya kemampuan berpikir kritis, pengaruh penggunaan teknologi digital, kurangnya dukungan keluarga, dan keterbatasan fasilitas literasi sekolah. Upaya yang dilakukan guru dalam meningkatkan literasi membaca telah memberikan dampak positif, namun masih menghadapi berbagai kendala. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara sekolah, guru, orang tua, dan peserta didik untuk memperkuat budaya literasi guna meningkatkan kemampuan membaca dan kualitas pembelajaran
This study aims to analyze the problems of Indonesian reading literacy among seventh-grade students. The research employed a qualitative approach using a descriptive method through observation, interviews, and documentation. The findings revealed that students' low reading literacy was influenced by several factors, including low reading interest, limited vocabulary mastery, low critical thinking skills, the influence of digital technology use, lack of family support, and inadequate literacy facilities at school. The efforts made by teachers to improve reading literacy have had a positive impact; however, they still face various challenges in their implementation. Therefore, collaboration among schools, teachers, parents, and students is needed to strengthen the literacy culture in order to improve reading skills and enhance the quality of learning




