ANALISIS SEMANTIK TERHADAP PENAMAAN MAKANAN TRADISIONAL KHAS KOTA MEDAN

Penulis

  • Benni Sitanggang Universitas Negeri Medan
  • Nanda Aulia Chairani Universitas Negeri Medan
  • Sania Dwi Aura Universitas Negeri Medan
  • Yuliana Sari Universitas Negeri Medan

Kata Kunci:

Makanan, Medan, Semantik

Abstrak

Makanan merupakan salah satu identitas yang mencerminkan kebudayaan dan tradisi setiap daerah. Pada penelitian ini membahas terkait penamaan makanan tradisional khas kota medan yang menggunakan kajian semantik. Terdapat beberapa rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu pertama Bagaimana latarbelakang  pemberian nama pada makanan tradisional khas kota medan, kemudian yang kedua bagaimana bentuk perubahan makna dalam penamaan makanan tradisional khas kota medan. Jenis penelitian pada penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi.Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, display data serta yang terakhir yaitu verifikasi data. Berdasarkan hasil temuan dalam penelitian ini pemberian nama unik pada makanan dikota medan didominasi atas penamaan. Penamaan tersebut terdiri atas tempat asal, penemu dan pembuat, bahan serta keserupaan. Bukan hanya itu saja, jenis makna yang terkandung didalam nama unik pada makanan dikota medan yaitu makna konseptual dan makna konotatif. Penelitian ini penting dilakukan untuk memberikan gambaran terkait makna yang terkandung didalam nama makanan unik kota medan. Pembuatan nama tersebut dapat juga digunakan sebagai daya tarik pembeli.

Food is an identity that reflects the culture and traditions of each region. This research discusses the naming of traditional foods typical of the city of Medan using semantic studies. There are several problem formulations in this research, firstly, namely, what is the background of naming traditional foods typical of the city of Medan, then secondly, what are the forms of changes in meaning in naming traditional foods typical of the city of Medan. The type of research in this study is descriptive qualitative, with data collection techniques namely interviews and documentation. Data analysis techniques are carried out by reducing data, displaying data and finally, data verification. Based on the findings in this research, giving unique names to food in the city of Medan is dominated by naming. The name consists of place of origin, inventor and maker, materials and similarities. Not only that, the types of meaning contained in the unique names of food in the city of Medan are conceptual meaning and connotative meaning. It is important to carry out this research to provide an overview of the meaning contained in the names of Medan's unique food. Creating this name can also be used to attract buyers.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-28