FENOMENA HUBUNGAN BEDA AGAMA DI KALANGAN ANAK MUDA KOTA MAKASSAR

Penulis

  • Aida Mawaddah Universitas Negeri Makassar
  • Nurchumairah Putri Universitas Negeri Makassar
  • Idham Irwansyah Universitas Negeri Makassar
  • Firdaus W Suhaeb Universitas Negeri Makassar

Kata Kunci:

Beda Agama, Pacaran, Fenomena

Abstrak

Pacaran beda agama dapat memperumit hubungan karena perbedaan keyakinan dan nilai budaya. Fenomena ini dapat menimbulkan permasalahan dalam komunikasi, pengakuan, dan integrasi antara dua orang yang berbeda latar belakang agama. Artikel ini membahas tentang strategi yang dapat digunakan untuk menjaga keberlangsungan hubungan pacaran beda agama. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Penelitian kualitatif dipilih karena sesuai dengan tujuan penelitian ini untuk menggali informasi dari partisipan mengenai strategi mempertahankan hubungan pada pasangan beda agama. Pendekatan fenomenologis merupakan pendekatan yang memahami makna suatu fenomena berdasarkan kelompok yang mengalaminya.

Interfaith dating complicates relationships because of differences in cultural beliefs and values. This phenomenon can cause problems in communication, recognition and integration between two people with different religious backgrounds. This article discusses strategies that can be used to maintain the continuity of interfaith dating relationships. The research method used is qualitative with a phenomenological approach. Qualitative research was chosen because it is in accordance with the aim of this research to explore information from participants regarding strategies for maintaining relationships in interfaith couples. The phenomenological approach is an approach that understands the meaning of a phenomenon based on the group that experiences it.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-31